Senin, 22 Jun 2026 21:33 WIB

Foto: Menghidupkan Legenda Titi Situbanda dalam Harmoni Tari Kecak Bali

Suasana magis Tari Kecak Bali saat puluhan penari melantunkan “cak” secara ritmis, menghidupkan kisah kepahlawanan Rama dan Anoman. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Suasana magis Tari Kecak Bali saat puluhan penari melantunkan “cak” secara ritmis, menghidupkan kisah kepahlawanan Rama dan Anoman. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Suara riuh rendah "cak... cak... cak" memecah keheningan senja saat puluhan penari pria membentuk lingkaran konsentris. Bukan sekadar pertunjukan seni biasa, pementasan Tari Kecak kali ini membawa penonton menyelami fragmen epik Ramayana yang paling heroik: Titi Situbanda.

Tari Kecak, yang berakar dari ritual sakral Sanghyang, telah mengalami evolusi sejak tahun 1930-an dengan menyisipkan alur cerita epos India.

Baca Juga: Foto: Menjelajah Penglipuran, Simbol Keteguhan Bali Menjaga Warisan Leluhur

Salah satu lakon yang paling diminati adalah kisah perjuangan Sang Rama dalam menyelamatkan istrinya, Dewi Sita, dari cengkeraman Rahwana, Raja Alengka.

Drama dimulai dengan pertemuan strategis di Goa Kiskenda. Sang Rama, didampingi adiknya Laksmana, meminta bantuan kepada Sang Anoman, sang kera putih sakti. Misi ini sangat krusial: memastikan keberadaan Dewi Sita di Alengka Pura.

Dalam pertunjukan tersebut, penonton disuguhkan adegan emosional saat Anoman berhasil menyusup ke Taman Angsoka. Melalui simbol sebuah cincin pernikahan, Anoman meyakinkan Sita bahwa pertolongan segera tiba.

Meski sempat dikepung dan dibakar oleh pasukan raksasa Rahwana, kesaktian Anoman membuatnya mampu meloloskan diri dan kembali membawa pesan harapan berupa sekuntum bunga untuk Sang Rama.

Puncak dari narasi ini adalah pembangunan "Titi Situbanda". Secara harfiah, Titi Situbanda bermakna jembatan yang membendung lautan.

Menghadapi bentangan samudera luas yang memisahkan mereka dengan Alengka, Anoman mengerahkan pasukan Wanara (kera) untuk menyusun batu-batu besar.

Berkat kekuatan spiritual dan kerja sama, batu-batu tersebut dikisahkan mampu mengapung, membentuk jalur darat menuju markas musuh. Jembatan ini bukan sekadar konstruksi fisik, melainkan simbol tekad baja dan kesetiaan pasukan Rama.

Pertunjukan itupun menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata. 

Inilah Foto-foto Tari Kecak di Pantai Melasti:

Gerak anggun penari Bali berpadu dengan lantunan Tari Kecak, menghidupkan fragmen epik Ramayana di hadapan penonton. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Gerak anggun penari Bali berpadu dengan lantunan Tari Kecak, menghidupkan fragmen epik Ramayana di hadapan penonton. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

Baca Juga: Huawei F5G-A Jadi Andalan Fondasi Ultra Giga untuk Indonesia Cerdas

 

Pertunjukan Tari Kecak Bali berlatar pantai menjadi daya tarik wisata budaya, menampilkan kisah Ramayana dalam balutan seni tradisi. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Pertunjukan Tari Kecak Bali berlatar pantai menjadi daya tarik wisata budaya, menampilkan kisah Ramayana dalam balutan seni tradisi. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

 

Aksi heroik Anoman menari di tengah kobaran api menghadirkan suasana magis dan menegangkan dalam pementasan Tari Kecak Bali. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Aksi heroik Anoman menari di tengah kobaran api menghadirkan suasana magis dan menegangkan dalam pementasan Tari Kecak Bali. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

 

Ekspresi dan kekompakan penari Kecak Bali menjadi pusat perhatian, diiringi antusiasme penonton yang memenuhi tribun. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Ekspresi dan kekompakan penari Kecak Bali menjadi pusat perhatian, diiringi antusiasme penonton yang memenuhi tribun. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

Baca Juga: Run with Purpose 2025, Lari Sambil Jaga Alam dan Budaya di Ubud

 

Simbol kekuasaan dan amarah Rahwana divisualkan melalui gerak tari dan komposisi penari Kecak yang mengangkat tokoh utama di atas panggung. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Simbol kekuasaan dan amarah Rahwana divisualkan melalui gerak tari dan komposisi penari Kecak yang mengangkat tokoh utama di atas panggung. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

 

Pementasan Tari Kecak Bali menampilkan pasukan Wanara dalam kisah Ramayana, memikat penonton dengan visual dan gerak yang atraktif. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Pementasan Tari Kecak Bali menampilkan pasukan Wanara dalam kisah Ramayana, memikat penonton dengan visual dan gerak yang atraktif. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

 

Momen klimaks Tari Kecak Bali menampilkan Anoman diangkat pasukan Wanara, menciptakan komposisi visual dramatis di bawah langit gelap. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Momen klimaks Tari Kecak Bali menampilkan Anoman diangkat pasukan Wanara, menciptakan komposisi visual dramatis di bawah langit gelap. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.