Jumat, 19 Jun 2026 07:49 WIB

Ngeri! BNN Ungkap Jalan Kunti Surabaya Mirip Film Kartel Pablo Escobar

Kawasan Jalan Kunti menjadi sorotan tajam karena kuatnya solidaritas negatif masyarakat dalam melindungi peredaran narkoba. (Foto: Ilustrasi/Gemini Generated Image)
Kawasan Jalan Kunti menjadi sorotan tajam karena kuatnya solidaritas negatif masyarakat dalam melindungi peredaran narkoba. (Foto: Ilustrasi/Gemini Generated Image)

jatimnow.com - Peredaran gelap narkoba di Kota Surabaya telah mencapai level yang mengkhawatirkan dengan menyasar anak-anak usia sekolah menengah pertama (SMP).

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur mengungkapkan potret kelam peredaran barang haram ini yang kini berlindung di balik resistensi masyarakat dan gaya hidup remaja.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kepala BNNP Jawa Timur, Brigjen Pol. Budi Mulyanto, membeberkan realitas di lapangan yang ia sebut sudah menyerupai adegan dalam serial film kartel narkoba di Netflix.

Ancaman ini bukan lagi sekadar angka statistik, melainkan bahaya nyata yang sudah menyusup ke lingkungan pendidikan dan pemukiman padat penduduk di Kota Pahlawan.

"Kita bicara riil. Kondisi di daerah seperti Jalan Kunti sudah layaknya film Pablo Escobar," ungkap Budi saat ketika rilis akhir tahun 2025 di kantor BNNP Jawa Timur, Jumat (19/12/2025).

Kawasan Jalan Kunti Surabaya menjadi sorotan tajam karena kuatnya solidaritas negatif masyarakat dalam melindungi peredaran narkoba.

Budi menceritakan bagaimana petugas seringkali kesulitan masuk ke wilayah tersebut karena warga bertindak sebagai informan bagi para pengedar.

Mulai dari penjual gorengan hingga pemilik warung di sekitar lokasi bakal saling memberikan kode jika melihat kehadiran orang asing atau petugas.

"Begitu petugas mau masuk, mereka sudah saling menginformasikan melalui analisis komunikasi yang kami pantau," tutur Budi.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa membeli narkotika di wilayah Kunti terasa sangat mudah karena adanya dukungan terselubung dari lingkungan sekitar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Banyak masyarakat terjebak salah pemahaman dengan menganggap penjualan narkoba sebagai solusi ekonomi, tanpa menyadari dampak destruktifnya bagi masa depan keluarga mereka sendiri.

Kondisi yang jauh lebih memprihatinkan ditemukan di salah satu sekolah menengah pertama di Surabaya. BNNP Jatim menemukan fakta bahwa belasan siswa SMP secara sukarela mengaku sebagai pengguna aktif narkotika berbagai jenis.

Dari total 50 anak yang diperiksa, 15 di antaranya terdeteksi aktif menggunakan narkoba. Temuan ini menjadi tamparan keras mengingat anak-anak tersebut merupakan kandidat generasi Indonesia Emas 2045.

"Mereka datang sendiri menyampaikan kondisinya. Luar biasa prihatin, anak SMP sudah seperti itu," kata Budi.

BNNP Jatim menegaskan bahwa tingginya angka pengungkapan kasus di suatu daerah bukan berarti narkoba bertambah banyak, melainkan bukti keaktifan petugas dalam mencari jaringan yang ada.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Menanggapi pertanyaan mengenai status Surabaya sebagai wilayah darurat narkoba, Budi lebih memilih istilah "Bahaya Narkoba".

Baginya, penetapan status darurat hanyalah masalah tren administrasi dan parameter tertentu, namun ancaman di lapangan jauh lebih mendesak.

Menurutnya, Surabaya kini menghadapi ancaman nyata yang bisa menyerang siapa saja dan kapan saja. Pola peredaran yang bersembunyi di balik aktivitas warga dan menargetkan anak di bawah umur menjadi sinyal merah bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Ini bukan lagi ancaman laten, tapi ancaman nyata. Siapa pun bisa terkena jika kita diam dan membiarkan peredaran ini terus menggurita," pungkas Budi.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.