Sabtu, 13 Jun 2026 10:44 WIB

Banjir Rendam Puluhan Rumah di Jember, Kepala Bapenda Sebut Kerakusan Developer

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 19 Des 2025 07:59 WIB
Foto: Ilustrasi banjir. (AI/jatimnow.com)
Foto: Ilustrasi banjir. (AI/jatimnow.com)

jatimnow.com–Banjir luapan sungai kembali merendam Perumahan Villa Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (16/12/2025) itu berdampak pada puluhan rumah dan memicu sorotan keras dari Pemerintah Kabupaten Jember terhadap pengembang perumahan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember, Achmad Imam Fauzi, menilai banjir tersebut bukan semata bencana alam, melainkan akibat pembangunan perumahan yang mengabaikan ketentuan tata ruang dan hak alami sungai.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

“Ini bukan Tuhan yang murka, tetapi hak Sungai Melekuk yang dihalangi oleh kerakusan developer. Ketika hak sungai dirampas, maka sungai akan mengambil kembali jalurnya,” ujarnya, Jumat (19/12/2025).

Berdasarkan data di lapangan, banjir berdampak pada sekitar 60 KK atau sekitar 250 jiwa, termasuk lansia dan balita. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menimbulkan kerugian material dan trauma psikologis bagi warga, mengingat kejadian serupa juga pernah terjadi pada Januari 2021.

Fauzi menegaskan, sesuai ketentuan pembangunan di sekitar sungai wajib menjaga jarak minimal 15 meter dari tepian pasang tertinggi. Ia menyebut, bangunan yang melanggar ketentuan tersebut akan ditertibkan tanpa pengecualian.

Atas instruksi Bupati Jember Muhammad Fawait, Pemkab Jember menyatakan komitmen untuk mengembalikan fungsi sungai ke kondisi semula. Selain itu, pemerintah daerah akan melakukan kajian ulang terhadap seluruh perizinan dan kontrak kerja pengembang. Pemkab Jember juga memastikan kebijakan penertiban akan diterapkan secara menyeluruh terhadap seluruh perumahan di wilayah Jember, tidak terbatas pada satu kawasan saja.

Baca Juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

“Semua bentuk perizinan akan kami evaluasi. Pengembang harus bertanggung jawab penuh atas konsekuensi bisnis dari pelanggaran ini. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban,” tuturnya.

Sementara itu, warga Perumahan Villa Tegal Besar menyampaikan keresahan yang telah lama dirasakan. Ketua RT 5/RW 13, Tri Wahyudi, mengungkapkan bahwa sebagian kawasan perumahan diduga dibangun di atas bekas bantaran sungai.

“Dulu wilayah ini merupakan hamparan jalur air dan tempat warga beraktivitas. Secara geografis ini bantaran sungai, seharusnya ada jarak sekitar 20 meter dari bibir sungai. Namun diuruk dan dipasangi pondasi, sehingga aliran air semakin menyempit,” jelasnya.

Baca Juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

Banjir besar pada tahun 2021 lalu bahkan sempat menghilangkan dua blok perumahan yang telah direncanakan, yang menurutnya menjadi bukti kuat bahwa kawasan tersebut merupakan jalur alami sungai. Warga juga menyoroti buruknya sistem drainase perumahan. Saluran pembuangan rumah dinilai bertabrakan dengan saluran utama, sementara pintu keluar air dari perumahan terlalu kecil, sehingga air dari luar justru masuk dan meluap ke dalam rumah. Atas kondisi tersebut, warga menuntut pertanggungjawaban penuh dari pihak pengembang, PT Sembilan Bintang Lestari.

“Kami menuntut tiga hal. Pertama, bantuan material dan materi. Kedua, renovasi tembok sisi barat dan perbaikan total sistem drainase. Ketiga, solusi bagi warga yang terdampak parah, termasuk kemungkinan relokasi,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.