Senin, 15 Jun 2026 17:21 WIB

Dana MBG Belum Cair, SPPG Sumberejo Jember Berhenti Operasional

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 17 Des 2025 12:42 WIB
Foto: Surat pemberitahuan penghentian operasional SPPG Sumberejo Jember (Sugianto/jatimnow.com)
Foto: Surat pemberitahuan penghentian operasional SPPG Sumberejo Jember (Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember berhenti beroperasi sementara. Hal ini dikarenakan dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) belim cair.

"Sekarang kendala dana, atau mungkin karena mau tutup tahun, anggaran sudah menipis mungkin. Insyallah mau dicairkan tahun depan, informasinya awal tahun," kata Kepala SPPG Sumberejo, Dimas Widia Adi Nugroho, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga: Petani Jember Belum Rasakan Manfaat Ekonomi Program MBG

Sejak beroperasi mulai 10 November lalu, belum pernah ada keterlambatan pencairan dana operasional MBG di tempatnya. Tidak hanya di SPPG Desa Sumberejo saja, keterlambatan pencairan dana ini juga dialami sejumlah SPPG lain.

"Belum pernah, sejak beroperasi 10 November 2025. Untuk saat ini juga banyak dapur-dapur lain yang ada keterlambatan, ada di Mumbulsari, Gumukmas, Lumajang juga ada, banyak kok. Itu hanya sementara saja," sebutnya.

Baca Juga: Puji Program MBG, Bupati Jember: Bukan Sekadar Pemenuhan Gizi

Dimas belum tahu alasan secara pasti keterlambatan dana operasional di SPPG nya. Apa karena menjelang libur pelajar di Natal dan Tahun Baru atau pertengah semester dan sebagainya.

"Nggak juga. Kalau libur masih didistribusikan nanti, ini nunggu perintah. Kalau distribusikan itu nanti menu kering, ada kesepakatan dari sekolah dan wali muridnya yang ambil," jelasnya.

Baca Juga: Monopoli Suplier Menjadi Penyebab Dapur SPPG di Tulungagung Tutup Sementara

Setiap hari di SPPG Sumberejo sendiri mensuplai kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 2.455 penerima. Dengan adanya keterlambatan dana, otomatis puluhan karyawan atau relawan sementara juga diliburkan sejak 17 Desember 2025.

"Karyawan libur, karena bahan baku yang mau diolah tidak ada. Dan untuk beli bahan kan harus ada dana juga. Ada 47 karyawan (relawan) 50 sama kepala SPPG, akutansi dan ahli gizi," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.