Minggu, 21 Jun 2026 13:43 WIB

Belasan SPPG di Trenggalek Hentikan Operasional Karena Dana Belum Cair

  • Penulis :
  • | Rabu, 17 Des 2025 09:15 WIB
Foto: Ilustrasi SPPG. (Ilustrasi/jatimnow.com)
Foto: Ilustrasi SPPG. (Ilustrasi/jatimnow.com)

jatimnow.com-Belasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Trenggalek berhenti beroperasi hari ini. Pengelolas SPPG tersebut memutuskan untuk menghentikan operasional karena belum menerima dana dari badan Gizi Nasional (BGN). Seluruh SPPG di Trenggalek diketahui belum menerima dana operasional dari BGN. Namun 38 SPPG lainnya memilih tetep beroperasi dengan menggunakan dana pribadi.

Wakil Ketua Satgas Makan Bergizi Nasional (MBG) Trenggalek, Saeroni mengatakan, total tercatat 50 SPPG yang sudah beroperasi. Namun dana operasional dapur untuk tanggal 8 hingga 20 Desember 2025 belum diberikan oleh BGN. Sejak kemarin sudah terdapat beberapa SPPG yang memutuskan untuk meghentikan operasional SPPG.

Baca Juga: Petani Jember Belum Rasakan Manfaat Ekonomi Program MBG

"Kami menerima informasi dari Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Trenggalek, ada sembilan SPPG yang behenti sejak 15 Desember 2025," ujarnya, Rabu(17/12/2025).

Sembilan SPPG yang berhenti operasional yakni SPPG Bodag dan Sawahan Kecamatan Panggul, SPPG Petung Kecamatan Dongko, SPPG Trenggalek Surondakan, Karangsuko 2 dan Karangsuko 3 Kecamatan Trenggalek, SPPG Kamulan Kecamatan Durenan, SPPG Pule Kecamatan Pule dan SPPG Bendoagung 2 Kecamatan Kampak. Sedangkan kemarin terdapat tambahan 3 SPPG yang tutup. Yakni SPPG Tumpuk Kecamatan Tugu, SPPG Surondakan Kecamatan Trenggalek, serta SPPG Nglebeng Kecamatan Panggul.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Totalnya 12 SPPG yang menutup operasionalnya, pemberhentian operasional program MBG telah diinformasikan sekolah oleh SPPG," tuturnya.

Sedangkan untuk 38 SPPG memilih tetap operasional. Meskipun puluhan SPPG tersebut juga belum menerima dana operasional dari BGN. Pihak yayasan menalangi terlebuh dahulu kebutuhan operasional dapur SPPG. Belum diketahui pasti kapan dana akan ditransfer oleh BGN. Saeroni berharap dana operasional bisa segera ditransfer agar program MBG bisa kembali berjalan.

Baca Juga: Monopoli Suplier Menjadi Penyebab Dapur SPPG di Tulungagung Tutup Sementara

"Sisanya sebanyak 38 SPPG masih beroperasi, menggunakan dana dapur mandiri," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.