Sabtu, 13 Jun 2026 11:28 WIB

Rumah Belajar Usaha, Program Khusus untuk Emak-emak di Banyuwangi

 Emak-emak peserta magang di Rumah Belajar Usaha
Emak-emak peserta magang di Rumah Belajar Usaha

jatimnow.com - Banyak inovasi yang ditelurkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk menekan angka kemiskinan berbasis masyarakat. Salah satunya adalah Rumah Belajar Usaha di Kantor Camat Srono, yang diluncurkan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Dua tahun berjalan, program Rumah Belajar Usaha yang digagas Camat Srono, Gatot Suyono, hingga saat ini masih konsisten pada misi dan visinya. Hebatnya, program ini telah mengentaskan 96 emak-emak (ibu-ibu), bisa mandiri.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Rumah Belajar Usaha ini memang dikhususkan bagi kaum emak-emak," jelas Camat Srono, Gatot Suyono, kepada jatimnow.com, Kamis (18/10/2018).

Rumah Belajar Usaha didesain sebagai warung kopi dan gorengan. Meski begitu, peserta magang disana akan dilatih mentor berkompeten selama menimba ilmu.

Yakni, manajemen keuangan, cara yang baik dan benar membuat gorengan serta pengemasan.

"Kita latih juga mengolah kopi, mulai dari memilih biji kopi, menyangrai hingga bisa dinikmati sebagai minuman," tambahnya.

Lantas kenapa kopi dan gorengan? Karena dua hal ini penikmatnya sangat besar. Sehingga kaum emak-emak bisa membuka usaha yang ringan modal, tersebut untuk membantu perekonomian keluarga.

"Sebab itu, gorengan dan kopi yang dijajakan cita rasanya berkualitas dan higenis. Bukan asal-asalan," jelasnya lagi.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Selama 1 bulan magang di Rumah Belajar Usaha, laba dari berjualan di sana akan menjadi tambahan modal setelah lulus. Di tempat ini pesertanya akan bergantian setiap bulannya. Mereka datang dari 10 desa di Kecamatan Srono.

"Satu angkatan ada 4 orang, dan wajib satu bulan belajar," urainya.

Sementara, Irda Yuliana, salah satu peserta di Rumah Belajar Usaha, mengaku sangat tertarik mengikuti magang gratis tersebut. Perempuan asal Dusun Kalidoro, Desa Sukomaju, itu rela menunggu giliran.

"Saya jadi tahu bagaimana mengelola keuangan. Membuat gorengan yang enak dan sehat. Bagaimana memperlakukan kopi mulai dari biji hingga jadi bubuk," ungkapnya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Wanita cantik lulusan SMK, ini berniat akan memajukan usaha warung kopi dan gorengannya usai mengikuti magang. Dia semakin percaya diri membuka usaha karena ilmu yang didapat dari Rumah Belajar Usaha.

"Kurang seminggu lagi saya selesai magangnya. Sudah nggak sabar mau jualan kopi asli di rumah," pungkasnya.

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.