Senin, 22 Jun 2026 19:24 WIB

Pecah Telur, Affiliate TikTok Shop Ini Cuan Usai Ikut Pelatihan di RLD

Deni mencetak penjualan perdana (pecah telur) di TikTok Shop, Minggu (14/12/2025). (Foto: RLD/jatimnow.com)
Deni mencetak penjualan perdana (pecah telur) di TikTok Shop, Minggu (14/12/2025). (Foto: RLD/jatimnow.com)

jatimnow.com - Baterai ponselnya sering copot sendiri jika tersenggol sedikit saja. Layarnya pun tak menampilkan wajah, hanya sorotan produk diiringi musik latar seadanya.

Namun, keterbatasan teknis yang nyaris fatal itu tak menghalangi Deni mencetak penjualan perdana (pecah telur) di TikTok Shop, Minggu (14/12/2025).

Baca Juga: Rumah Literasi Digital Respons Maaf PT Siber Shop Soal Hapus Berita

Keberhasilan Deni menjadi anomali menarik di tengah anggapan bahwa menjadi kreator konten butuh perangkat canggih.

Pria ini merupakan salah satu peserta program pemberdayaan Kampung Gengster Digital yang baru saja menyelesaikan pelatihan intensif dua hari sebelumnya.

Tanpa studio mewah atau lampu sorot mahal, Deni membuktikan bahwa eksekusi jauh lebih penting daripada kesempurnaan alat.

Kabar keberhasilan ini langsung memicu kehebohan di grup WhatsApp komunitas tersebut. Sebuah tangkapan layar Gross Merchandise Value (GMV) yang ia kirimkan menjadi bukti sah: ada penonton yang membeli lewat tautan affiliate miliknya.

Deni tidak sedang bermain-main dengan nasib. Sesi live streaming yang ia lakukan pada Minggu sore itu benar-benar jauh dari standar ideal para 'guru' marketing. Ia hanya bermodal nekat mempraktikkan ilmu dari Workshop Seller & Affiliate yang digelar Rumah Literasi Digital (RLD), pada Jumat (12/12/2025) lalu.

Saat dihubungi, Deni mengakui kondisi perangkatnya memang memprihatinkan. “Saya live tanpa menampilkan wajah, hanya gambar produk dan musik biasa. Perangkat sangat minim, pakai HP yang baterainya cepat habis, bahkan sering copot sendiri. Durasinya pun sebentar,” ungkap Deni.

Menariknya, akun TikTok yang ia gunakan sebenarnya adalah akun gaming dengan basis pengikut mayoritas warga negara asing.

Baca Juga: HGI Research Centre Dukung Pendidikan Vokasi Digital Jawa Timur

Secara logika algoritma, menjual produk lokal di akun seperti ini adalah misi mustahil. Namun, fakta berkata lain, pembeli lokal tetap nyangkut dan transaksi terjadi.

“Aneh dan unik sebenarnya. Follower saya kebanyakan orang luar negeri karena kontennya game. Tapi ternyata bisa ada yang checkout juga,” tambahnya.

Di balik layar ponsel yang retak dan baterai yang longgar, tersimpan cerita perjuangan seorang profesional yang tengah menata ulang hidupnya.

Deni bukanlah orang baru di dunia kerja. Ia menghabiskan sembilan tahun di industri retail global multi-brand, dengan jabatan terakhir sebagai Asisten Supervisor.

Baca Juga: GMNI Dorong Mahasiswa Jadi Jurnalis Warga yang Berani dan Jujur

Namun, roda nasib berputar. Sejak berhenti bekerja pada 2023, ia terus mencari peluang baru untuk kembali berdaya secara ekonomi.

Pertemuannya dengan program Kampung Gengster Digital menjadi titik balik. Di sini, ia tidak hanya belajar teori closing atau branding, tetapi menemukan keberanian untuk memulai kembali dari nol, bahkan dengan fasilitas minus.

Keberhasilan Deni yang "pecah telur" dalam tempo 48 jam pasca-pelatihan mengirimkan pesan kuat: ekonomi digital cukup inklusif bagi siapa saja yang berani memulai, tanpa harus menunggu perangkat sempurna.

Kini, grup alumni pelatihan tersebut tak lagi sepi, riuh rendah ucapan selamat dan motivasi dari peserta lain menandai bangkitnya semangat baru di komunitas tersebut.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.