Jumat, 19 Jun 2026 02:39 WIB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Larang Perayaan Malam Tahun Baru 2026

  • Penulis :
  • | Minggu, 14 Des 2025 17:47 WIB
Perayaan malam tahun baru 2025 (ilustrasi/jatimnow.com)
Perayaan malam tahun baru 2025 (ilustrasi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang perayaan malam tahun baru 2026. Ia berharap tak ada konvoi kendaraan, penggunaan knalpot bising, maupun kerumunan yang terpusat di satu lokasi.

Eri Cahyadi mengatakan, perayaan Tahun Baru sebaiknya dilaksanakan di lingkungan masing-masing, baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan. 

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Selain menjaga ketertiban dan keamanan, pola tersebut dinilai efektif mencegah kemacetan serta gangguan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama kota.

“Perayaan tidak perlu terpusat di satu titik. Cukup di wilayah masing-masing agar tidak menimbulkan kerawanan dan kemacetan,” ujar Wali Kota Eri, Minggu (14/12/2025).

Ia juga mengajak masyarakat menumbuhkan empati sosial dengan mengalihkan sebagian anggaran perayaan untuk membantu saudara-saudara yang tengah tertimpa musibah.

“Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial harus menjadi nilai utama dalam menyambut tahun yang baru,” tuturnya.

Baca Juga: Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

Sementara itu, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemkot Surabaya telah menyiapkan surat edaran sebagai pedoman pelaksanaan pengamanan dan ketertiban. Surat edaran tersebut saat ini masih menunggu penyesuaian dengan kebijakan pemerintah pusat.

“Namun secara prinsip, pengaturan keamanan jalan, tempat hiburan malam, serta rekayasa lalu lintas akan mengacu pada pola yang telah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Untuk pengamanan ibadah Natal, Pemkot Surabaya akan bersinergi dengan kepolisian dan Forkopimda, termasuk pengamanan akses masuk gereja serta area parkir, guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan khidmat.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Sementara itu, pada malam pergantian Tahun Baru, Pemkot Surabaya memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api di Balai Kota.

Sebagai gantinya, pemkot akan mengadakan doa bersama sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatera.

“Pergantian tahun kita isi dengan doa bersama, agar Surabaya dijauhkan dari bencana dan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah diberi kekuatan,” pungkasnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.