Jumat, 19 Jun 2026 06:17 WIB

Unggulkan Wisata Edukasi dan Konservasi, Desa di Trenggalek Ini Raih Penghargaan

  • Penulis :
  • | Selasa, 09 Des 2025 13:59 WIB
Foto: Penghargaan yang diraih Desa Wonocoyo dalam WIA 2025. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Penghargaan yang diraih Desa Wonocoyo dalam WIA 2025. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Desa Wisata Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek meraih Juara II Desa Wisata Terbaik Berbasis Alam dalam ajang Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2025.

Kabid Peningkatan Daya Tarik dan Destinasi Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek, Tony Widiantoro mengatakan, Desa Wisata Wonocoyo telah berhasil melalui penilaian yang cukup ketat dalam WIA 2025. Total ada 2.000 desa wisata yang ikut dalam ajang bergengsi dari Kementerian Pariwisata.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Total ada 2.000 peserta yang mengikuti seleksi WIA. Setiap desa wisata akan diseleksi dan dikurasi oleh dewan juri," ujarnya, Selasa (9/12/2025).

Dalam proses kurasi pertama diambil 30 besar desa wisata. Selanjutnya, dikurasi kembali untuk menentukan 15 desa wisata terbaik.

"Dalam proses penilaian 15 besar, dewan juri melakukan visitasi untuk melakukan penilaian di lapangan," jelasnya.

Dewan juri kemudian menentukan desa wisata yang layak masuk final dan dibagi menjadi dua kategori. Yakni, ketegori Desa Wisata Berbasis Alam dan Desa Wisata Berbasis Budaya.

"Desa Wisata Wonocoyo berhasil mendapatkan juara II kategori Desa Wisata Berbasis Alam. Ini tentu menjadi kebanggan bagi Trenggalek," jelasnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Desa Wisata Woncoyo Trenggalek memiliki keunggalan wisata berbasis edukasi dan konservasi. Mulai dari pantai, gua, air terjun, sungai, pengelolaan sampah hingga konservasi penyu.

"Desa Wisata Wonocoyo sudah memiliki potensi wisata yang mapan. Bahkan proses inisiasi konservasi alam sudah ada sejak lama," tuturnya.

Tony menambahkan, di Desa Wonocoyo juga memiliki sarana dan prasrana menunjang wistawan. Setiap tahun segmentasi kunjungan wisatawan juga mengalami kenaikan.

"Minat dari segmen mahasiswa, peneliti dan studi banding semakin banyak di Desa Wonocoyo," paparnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Tahun 2024, Desa Wisata Wonocoyo pernah masuk ketegori 300 dalam Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Sedangkan tahun 2025, Desa Wisata Wonocoyo berhasil mendapatkan juara di WIA.

"Tahun ini memang fokus dalam pelestarian dan konservasi, maka Desa Wisata Wonocoyo bisa mendapatkan prestasi nasional," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.