Minggu, 21 Jun 2026 07:37 WIB

Gegara Tanya Upah Kerja, Suami di Lamongan Tega Aniaya Istri

Foto: Ilustrasi penganiayaan. (Ilustrasi/jatimnow.com)
Foto: Ilustrasi penganiayaan. (Ilustrasi/jatimnow.com)

jatimnow.com-Seorang ibu rumah tangga FNJ (24) Warga Desa Balongwangi, Kecamatan Tikung, Lamongan mengaku mendapat penganiayaan dari suaminya sendiri HES (28).

Perkara ini mencuat setelah FNJ resmi membuat laporan polisi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Pelayanan Terpadu (SPKT), Polres Lamongan, Jumat (5/12/2025) kemarin.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid membenarkan adanya laporan tersebut. Kepada polisi korban mengaku mendapat tindak kekerasan dari suaminya. Perkara ini bermula saat korban meminta suaminya bertanya besaran upah kerja harian yang diterima kepada orang tuanya.

"Jadi suaminya ini bekerja di usaha milik orang tuanya, nah korban meminta suami untuk bertanya terkait besaran upah yang diterima," ujarnya, Sabtu (6/12/2025).

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Namun niat baik ini membuat suaminya marah. Saat suami bertanya tentang kunci sepeda motor, jawaban korban membuatnya emosi. Suami mengambil helm dan memukulkanya ke tangan kanan istrinya sebanyak tiga kali. Tak puas dengan cara itu, sang suami bersikap lebih keras lagi dengan menarik krah baju korban dan mendorongnya hingga tersungkur di atas ranjang tempat tidur, hingga tiga kali. Suami juga menampar wajah korban.

"Suami memukul korban dengan helm dan menampar wajahnya," tuturnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait dugaan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ini.

"Saat ini proses penyelidikan dilakukan oleh Unit PPA Satreskrim Polres Lamongan," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.