Rabu, 10 Jun 2026 15:29 WIB

Kunker 2 Hari di Lamongan, Menteri Wihaji Temui KRS hingga Luncurkan Program Sidaya

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang juga Kepala BKKBN, Wihaji saat menemui KRS di Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang juga Kepala BKKBN, Wihaji saat menemui KRS di Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, menggelar kunjungan kerja ke Kabupaten Lamongan rangka peluncuran program nasional Lanjut Usia Berdaya (Sidaya).

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji juga mengunjungi warga kurang mampu yakni keluarga Ibu Aliati (29) di Desa Rancang Kencono, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Aliati sendiri merupakan warga kurang mampu dalam kondisi hamil 8 bulan masuk dalam kategori Keluarga Resiko Stunting (KRS) yang memerlukan bantuan tindak lanjut dari program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang sebelumnya digaungkan BKKBN.

"Dalam kunjungan ke Lamongan ada tiga titik lokasi salah satunya KRS, ini adalah tanggung jawab kami dimana data skala nasionalnya 19,8 persen," ungkap Kepala BKKBN, Wihaji, Kamis (4/12/2025).

Kunjungan kali ini juga sesuai dengan intruksi Presiden Prabowo untuk semua kementerian bertindak proaktif melakukan cek dan respon cepat terhadap kondisi masyarakat.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

"Harapanya kita terus ke lapangan karena perintah pak Presiden jangan banyak diskusi banyak seminar kerja cek lapangan benar-benar dibantu," tuturnya.

Saat menemui keluarga Ibu Aliati, Kepala BKKBN memberikan sejumlah bantuan termasuk renovasi rumah dan bantuan modal usaha.

"Ini bagian dari negara hadir pemerintah hadir untuk keluarga resiko stunting (KRS) yang kebetulan hamil 8 bulan saya ngecek dapur, airnya, kondisi rumahnya memang layak untuk di bantu. Kita bangunkan rumahnya, untuk ekonominya kita kasih modal tipis-tipis," urainya.

Baca Juga: Alokasi Pupuk Sektor Perikanan Lamongan Tembus 52.278 Ton, Tertinggi di Jatim

Dalam dua hari kunjungan dinas, masih di lokasi yang sama pada Kamis (4/12/2025), Menteri Wihaji melakukan kunjungan ke Keluarga Resiko Stunting (KRS) di Desa Rancang Kencono dan Desa Siman, kemudian lanjut ke pondok pesantren Al-Fattah Induk dan berdialog dengan 1000 Santri. Keesokan harinya, Menteri Wihaji berkunjung ke pasar tradisional Sekaran dan melakukan diskusi interaktif dengan lansia entrepreneur. 

Dalam rangkaian peluncuran Sidaya, Menteri Wihaji secara simbolis menyerahkan alat bantu lansia, menyaksikan wisuda Sekolah Lansia, dan melakukan diskusi interaktif serta mengunjungi booth kegiatan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Satya Gatra), pameran program dan gelar dagang lansia entrepreneur, pelayanan kesehatan bagi lansia, dan bilik konseling.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.