Kamis, 18 Jun 2026 05:45 WIB

Kapolres Tuban Raih Penghargaan Komnas Perlindungan Anak, Mengapa?

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono menerima penghargaan dari Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait
Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono menerima penghargaan dari Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait

jatimnow.com - Salah satu program unggulan Polres Tuban, yakni jemput bola pengurusan akte anak, diapresiasi oleh Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak.

Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait pun, memberikan penghargaan kepada Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, sebagai 'Kapolres Peduli Anak'.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

“Penghargaan ini tidak tiba-tiba, melainkan ada serangkaian penilaian,” ujar Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, di Pendopo Krida Manunggal Tuban, Rabu (17/10/2018).

Arist mengaku, kagum dengan kinerja Polres Tuban karena tidak hanya fokus pada penegakan hukum di wilayahnya. Program jemput bola menguruskan akte kelahiran anak, dianggap sebagai bentuk kepedulian sosial dari Polres Tuban terhadap anak-anak.

Untuk itu, program positif ini diharapkannya dapat menjadi motivasi bagi Mapolres lain. Sebab, di Jawa Timur baru Kapolres Tuban yang mendapat penghargaan ini.

Baca Juga: Polres Tuban Ungkap Peredaran Uang Palsu di Pasar Wage Grabagan

Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, mengapresiasi penghargaan ini. Ke depan program pengurusan akte kelahiran anak akan dilanjutkan, karena masih ada anak umur satu sampai dua tahun belum punya akte.

Ia menambahkan, sebanyak 155 akte lahir anak sudah jadi dan sekarang tinggal 130 akte masih menyusul.

Baca Juga: Dirjen Migas Sidak SPBE Tuban: Kapal Sudah Sandar, Pasokan LPG Aman!

Ia menyatakan, Bhayangkari dan Bhabinkamtibmas siap menguruskan langsung ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), kemudian mengantarkan ke rumah yang bersangkutan.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.