Jumat, 12 Jun 2026 14:21 WIB

Asah Kemampuan Public Speaking Mahasiswa, Warek UIN KHAS Jember Beri Pelatihan BCN-DN

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 21 Nov 2025 19:15 WIB
Warek III UIN KHAS Jember, Dr. Khoirul Faizin memberikan pelatihan. (Foto: Humas UIN KHAS/jatimnow.com)
Warek III UIN KHAS Jember, Dr. Khoirul Faizin memberikan pelatihan. (Foto: Humas UIN KHAS/jatimnow.com)

jatimnow.com - Untuk mengasah kemampuan public speaking mahasiswa, Wakil Rektor III UIN KHAS Jember, Dr. Khoirul Faizin memberikan pelatihan bagi penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri (BCN-DN) angkatan 6 dan 7. Hadir dalam pelatihan tersebut, Kabag dan Kasubag Akademik, memberi dukungan penuh bagi 24 siswa yang memperoleh kesempatan langka tersebut. 

Suasana yang hangat namun akademik menjadi pembuka yang ideal bagi sesi mentoring yang tidak hanya memuat dorongan moral, tetapi juga materi yang sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa masa kini.

Baca Juga: Mahasiswi IAT UIN KHAS Jember Lolos Simposium Internasional

Awal pelatihan, Dr. Faizin memberikan dorongan motivasi yang menjadi landasan penting bagi mahasiswa penerima beasiswa. Ia mengingatkan penerima BCB-DN tidak hanya berarti memperoleh bantuan pembiayaan studi, tetapi juga menerima amanah untuk menjadi pribadi yang unggul. 

Ia mendorong mahasiswa agar terus semangat akademik, memanfaatkan kesempatan belajar seoptimal mungkin, serta mengembangkan kompetensi diri melalui berbagai aktualisasi ruang. Menurutnya mahasiswa penerima beasiswa harus mampu tampil lebih siap, lebih berkarakter, dan lebih produktif, karena mereka mempunyai harapan besar untuk menjadi wajah kemajuan kampus dan bangsa.

Dr. Khoirul Faizin beralih pada materi utama, yakni public speaking, sebuah keterampilan yang menurutnya merupakan “modal penting mahasiswa abad ini.” Penyampaiannya mengalir dan komunikatif, sesekali disajikan contoh situasional yang membuat para siswa merasa dekat dan terlibat. 

Ia membuka materinya dengan menjelaskan bahwa public speaking adalah seni menyampaikan gagasan secara efektif di hadapan audiens. 

“Berbicara di depan umum bukan hanya soal berani berbicara. Tetapi bagaimana kata-kata itu tepat, emosinya terjaga, dan suasana yang kita bangun mampu membuat pendengar menangkap maksud kita," jelasnya.

Menurut Dr. Faizin, kemampuan berbicara di depan umum membutuhkan lebih dari sekadar keberanian. Ia menekankan bahwa ketepatan pesan dan kepekaan terhadap karakter audiens menjadi syarat utama.

“Kita harus tahu kepada siapa kita berbicara,” katanya, “karena pesan yang baik adalah pesan yang sampai.”

Ia kemudian menjelaskan tujuan public speaking yang menurutnya berkaitan dengan tiga ranah penting yakni menyampaikan informasi secara terang dan terstruktur, menginspirasi penonton melalui cerita dan gagasan yang menggerakkan, serta mempersuasi pendengar agar memahami bahkan mengikuti ajakan yang disampaikan. 

Baca Juga: UIN KHAS Jember Siap Sambut dan Layani UM-PTKIN 2026

Tujuan ketiga ini, katanya, harus dapat dirangkai oleh seorang pembicara agar komunikasi yang terjadi bukan sekedar formalitas, melainkan proses pemindahan gagasan secara utuh dari pikiran pembicara ke pikiran pendengar.

Dalam materinya, Dr. Faizin juga memaparkan betapa besar manfaat public speaking bagi mahasiswa. Kemampuan berbicara di depan umum bukan hanya menambah kepercayaan diri, tetapi juga membentuk kapasitas kepemimpinan, kecakapan berpikir runtut, dan kemampuan menyusun pesan yang efektif.

Ia menggambarkan public speaking sebagai keterampilan yang mampu membuka pintu-pintu peluang, dari dunia akademik hingga profesional, sebab mereka yang mampu berbicara dengan baik cenderung lebih mudah meyakinkan, lebih mudah dipahami, dan lebih mudah diterima dalam berbagai konteks sosial.

Faizin menekankan pentingnya penguasaan suara sebagai fondasi awal. “Intonasi, tempo, dan volume itu bukan hiasan, melainkan penentu seberapa kuat pesan kita diterima audiens," pesannya.

Ia kemudian berbicara tentang kontak mata yang ia sebut sebagai “jembatan psikologis” antara pembicara dan pendengar. Menurutnya, gestur tubuh juga harus hadir sebagai penguat makna.

Baca Juga: 5 Pesan Rektor UIN KHAS Jember dalam Upacara Hari Lahir Pancasila

Di bagian lain, ia menekankan pentingnya struktur pesan yang teratur, mulai dari pembukaan yang memikat, isi yang logis, hingga penutup yang kuat dan membekas.

“Kalau awalnya tidak menarik, orang sudah kehilangan Anda sebelum Anda mulai,” sambil tersenyum. Di sela-sela materinya, ia kembali menegaskan bahwa storytelling adalah elemen yang membuat public speaking memiliki nyawa.

“Manusia itu lebih mudah dibaca oleh cerita daripada konsep yang abstrak. Oleh karena itu, pembicara yang baik bukan hanya menyampaikan, tetapi menghidupkan pesannya," ujarnya.

Dr. Faizin merangkum seorang pembicara ideal adalah mereka yang mampu menyampaikan, menginspirasi, dan mempersuasi. Baginya, tiga unsur ini merupakan inti dari public speaking yang efektif. 

Sebuah pidato, presentasi, atau percakapan publik yang baik tidak henti-hentinya menyampaikan informasi, tetapi juga menggerakkan hati dan pikiran pendengar.  Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa public speaking bukanlah bakat bawaan, melainkan keterampilan yang diasah melalui keberanian, latihan berulang-ulang, dan kemauan untuk berkembang. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.