Kamis, 23 Jul 2026 03:05 WIB

5 Pesan Rektor UIN KHAS Jember dalam Upacara Hari Lahir Pancasila

  • Penulis : Yanuar D
  • | Senin, 01 Jun 2026 19:05 WIB
Upacara Hari Lahir Pancasila UIN KHAS Jember. (Foto: Humas UIN KHAS Jember/jatimnow.com)
Upacara Hari Lahir Pancasila UIN KHAS Jember. (Foto: Humas UIN KHAS Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bertempat di halaman Gedung Rektorat, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar upacara Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026). Dalam momen tersebut, Rektor Prof. Hepni menyampaikan 5 pesan pilar.

Dalam upacara tersebut, Prof. Hepni membacakan amanat dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Baca Juga: SPI UIN KHAS Jember Reviu RKAKL, Pastikan Rencana Anggaran Penuhi Standar

Rektor menyampaikan, Pancasila ditegaskan bukan sekadar pemersatu keberagaman internal bangsa yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, melainkan juga menjadi "bintang penuntun" dan "jangkar moral" dalam menghadapi turbulensi dunia, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.

Kebijakan luar negeri yang bebas aktif serta kontribusi pasukan perdamaian PBB merupakan wujud nyata dari pengejawantahan sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab demi terciptanya keadilan dunia yang abadi.

Dalam amanatnya, Prof. Hepni menambahkan, mengajak seluruh pegawai dan dosen UIN KHAS Jember untuk menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan tersebut ke dalam lima pilar kemajuan kampus:

1.Loyalty (Loyalitas): Memiliki kesetiaan penuh dalam menjaga keutuhan NKRI, konstitusi, dan dasar negara Pancasila.

2.Achievement (Capaian Prestasi): Mendorong semangat inovasi dan capaian prestasi akademik maupun non-akademik demi mengharumkan nama bangsa.

Baca Juga: Sivitas Akademika Diminta Segera Jaring Rektor Definitif UIN KHAS Jember

3.Harmony (Keharmonisan): Merawat sinergi, toleransi, dan moderasi beragama di tengah keberagaman budaya kampus dan masyarakat.

4.Idealism (Idealisme): Menjaga integritas moral, kejujuran intelektual, dan kebenaran ilmiah sebagai benteng akademik.

5.Responsibility (Tanggung Jawab): Menjalankan amanah pengabdian masyarakat dengan penuh dedikasi demi keadilan publik.

Baca Juga: Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

"Pancasila harus mewujud dalam tindakan nyata. Lima pilar kemajuan Loyalty, Achievement, Harmony, Idealism, dan Responsibility adalah cara kita di UIN KHAS Jember untuk membumikan Pancasila sebagai motor penggerak transformasi bangsa," tegasnya.

Semangat kebangsaan di lokasi upacara juga semakin bergemuruh saat seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu wajib nasional "Garuda Pancasila" dengan penuh penghayatan.

Prosesi upacara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, persatuan, dan kejayaan bangsa Indonesia menuju masa depan yang gemilang.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.