Senin, 15 Jun 2026 07:11 WIB

Persik Kediri Kalah Lagi, Ong Kim Swee Sesalkan Keputusan Wasit

  • Penulis :
  • | Jumat, 21 Nov 2025 07:59 WIB
Foto: Pemain Persik Kediri saat melawan Persija Jakarta. (Persik Kediri/jatimnow.com)
Foto: Pemain Persik Kediri saat melawan Persija Jakarta. (Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com-Persik Kediri menelan kekalahan saat melawan Persija Jakarta di Stadion Manahan Solo, Kamis (20/11/2025) malam. Sempat unggul lebih dulu namun Persija Jakarta mampu comeback dan mengahiri pertandingan dengan skor kemenangan 3-1. Laga ini sempat tertunda selama 2 x 30 menit karena kondisi lapangan tergenang air hujan. Kekalahan ini membuat posisi Persik Kediri semakin turun di papan klasemen sementara. Mereka juga gagal meraih kemenangan dalam lima laga terakhir.

Pelatih Persik Kediri, Ong Kim Swee mengatakan selain faktor hujan perjuangan mereka untuk meraih 3 poin semakin berat setelah bermain dengan 10 orang di babak kedua. Pemain Persik Kediri, Telmo Castanheira terpaksa ganti baju lebih cepat karena mendapat kartu kuning kedua. Kondisi tersebut membuat mereka kesulitan menahan dominasi serangan Persija Jakarta dalam laga ini.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

"Pertama, selamat buat Persija, karena mereka berjaya memenangi pertandingan ini setelah wasit membantu dengan kartu merah. Selepas itu permainan berbeda," ujarnya usai pertandingan.

Ong mengaku sangat kecewa dengan keputusan yang dibuat oleh perangkat pertandingan dalam laga tersebut. Menurutnya banyak keputusan yang merugikan skuad Macan Putih. Salah satunya kartu kuning kedua bagi Telmo Castanheira yang diberikan tanpa menunggu hasil review VAR. Padahal terdapat sejumlah pelanggaran keras yang dilakukan oleh pemain Persija Jakarta namun wasit tidak memberikan hukuman tegas.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

"Saya percaya keputusan-keputusan yang dilakukan perangkat pertandingan amat mengecewakan. Bagi saya ini satu situasi yang memalukan, dimana banyak insiden disini. Persija punya kekuatan, dan mereka dibantu apabila kita bermain dengan 10 pemain, perkara yang sama berlaku pada kapten Persija, yang melakukan dua tekel kesalahan tapi dilepaskan. Tetapi Telmo melakukan dua kesalahan diberikan kartu merah. Apa tujuan wasit, dengan tidak menunggu keputusan VAR," tuturnya.

Kekalahan ini membuat Persik Kediri belum mampu keluar dari papan bawah di daftar klasemen sementara. Mereka berada di peringkat ke 13 dengan raihan 12 poin. Persik Kediri juga belum merasakan kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Setelah laga ini mereka akan segera mempersiapkan diri menjamu Semen Padang di Stadion Brawijaya, Kamis (27/11/2025). Bermain di depan suporter sendiri membuat mereka tak ingin kehilangan poin.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.