Rabu, 10 Jun 2026 18:11 WIB

Semeru Meletus, Awan Panas Meluncur 8,5 Km

Gunung Semeru memuntahkan awan panas guguran (APG) dengan jarak luncur mencapai 8,5 kilometer dari puncaknya. (Foto/Dokumentasi BPBD)
Gunung Semeru memuntahkan awan panas guguran (APG) dengan jarak luncur mencapai 8,5 kilometer dari puncaknya. (Foto/Dokumentasi BPBD)

jatimnow.com - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat. Pada Rabu (19/11/2025), gunung api tertinggi di Pulau Jawa itu memuntahkan awan panas guguran (APG) dengan jarak luncur mencapai 8,5 kilometer dari puncaknya.

Informasi awal erupsi tercatat oleh pos pemantauan sejak pukul 14.30 WIB, dan aktivitas masih berlangsung hingga sore hari.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengonfirmasi bahwa intensitas luncuran awan panas terus bertambah sejak rekaman pertama.

“Awan panas terekam mulai pukul 14.30, dan informasi terbaru jarak luncur sudah mencapai 8,5 kilometer dari puncak,” ujarnya.

Sebagai langkah mitigasi, BPBD Lumajang telah membunyikan sirine bahaya yang terpasang di beberapa titik rawan di sekitar lereng Semeru. Selain itu, dua tim Tim Reaksi Cepat (TRC) telah dikerahkan untuk memberikan imbauan langsung kepada warga.

“Dua tim sudah kami terjunkan ke lokasi untuk mengimbau warga menjauh dari zona bahaya, terutama aliran sungai yang berhulu ke Gunung Semeru,” jelas Isnugroho.

Awan panas guguran Semeru dikenal bergerak cepat, bahkan bisa mencapai kecepatan lebih dari 60–100 km/jam.

Baca Juga: Terperosok Jurang 375 Meter, Pendaki Semeru Dievakuasi dengan Slope Rescue

Berdasarkan kajian PVMBG tahun-tahun sebelumnya, sungai-sungai seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, dan sekitarnya menjadi jalur utama luncuran material vulkanik, sehingga menjadi titik paling rawan saat terjadi erupsi.

Riset PVMBG menunjukkan bahwa Semeru merupakan gunung api bertipe stratovolcano yang berada pada fase erupsi berjangka panjang.

Sejak tahun 1967, Semeru tercatat melakukan erupsi hampir tanpa jeda panjang. Awan panas guguran adalah karakteristik khas Semeru, biasanya terjadi akibat runtuhan kubah lava di puncaknya.

Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

Peneliti kegunungapian Badan Geologi (pada kajian sebelumnya), menjelaskan bahwa APG Semeru dapat menjangkau hingga 10–13 km, terutama melalui alur curam di sisi tenggara. Data historis ini membuat imbauan menjauh dari sungai menjadi langkah strategis untuk menghindari korban.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas awan panas gunung Semeru meletus masih tercatat oleh peralatan pemantau. BPBD mengingatkan masyarakat untuk tetap berada di zona aman dan memantau perkembangan resmi dari pemerintah daerah maupun Badan Geologi.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi, terutama saat aktivitas vulkanik meningkat.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.