Kamis, 18 Jun 2026 11:45 WIB

Pemkot Surabaya Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Pekerja Informal Lewat Agen Perisai

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 18 Nov 2025 09:37 WIB
Peluncuran Program Perisai, inisiatif perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal, di Surabaya. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Peluncuran Program Perisai, inisiatif perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal, di Surabaya. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Timur memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja informal melalui program Agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia).

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi pekerja bukan penerima upah (BPU) dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menyatakan bahwa program ini adalah bagian dari upaya Pemkot Surabaya untuk memastikan seluruh pekerja di Surabaya terlindungi.

"Ini tugas pemerintah untuk memastikan setiap pekerja terlindungi. Untuk pekerja sektor informal yang bukan penerima upah, mereka bisa mendaftar secara mandiri. Nah, yang perlu kita dorong adalah kesadaran akan pentingnya jaminan sosial bagi mereka," ujar Hebi, Selasa (18/11/2025).

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Ia menambahkan, perlindungan ini penting untuk mencegah potensi kemiskinan baru akibat kecelakaan kerja atau kematian pekerja yang tidak memiliki jaminan sosial.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Hadi Purnomo, mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya dalam memperluas perlindungan jaminan sosial.

"Jaminan sosial adalah instrumen penting dalam mengentaskan kemiskinan. Upaya yang dilakukan Wali Kota Eri Cahyadi serta jajarannya sudah luar biasa," kata Hadi.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Ia juga menyebutkan bahwa saat ini 42% pekerja di Surabaya telah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, dan targetnya adalah mencapai 58%.

Sementara itu Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimunjawa, Adventus Edison Souhuwat, menambahkan bahwa Agen Perisai akan berperan penting dalam menjangkau masyarakat yang belum terlindungi.

"Agen Perisai menjadi ujung tombak kami dalam mendekatkan layanan BPJS Ketenagakerjaan ke masyarakat. Mereka bukan hanya membantu pendaftaran peserta, tetapi juga memastikan setiap pekerja kecil dan pelaku usaha mandiri memahami manfaat perlindungan jaminan sosial," ujar Sonny, sapaan akrab Adventus Edison Souhuwat.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, dan masyarakat, diharapkan Surabaya dapat menjadi kota yang inklusif dan sejahtera bagi seluruh pekerja.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.