Senin, 15 Jun 2026 03:25 WIB

Ciptakan Generasi Emas, Pemkab Jember Ajak OSIS SMA Perangi Pernikahan Dini

  • Penulis :
  • | Jumat, 14 Nov 2025 19:30 WIB
Pemkab Jember ajak OSIS perangi pernikahan dini. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)
Pemkab Jember ajak OSIS perangi pernikahan dini. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com - Untuk menciptakan generasi emas di tahun 2045, Pemerintah Kabupaten Jember mengajak Orgasisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) setingkat SMA untuk memerangi pernikahan dini.

Pemkab Jember menyoroti serius dua persoalan krusial yang saling berkaitan, yakni pernikahan dini dan stunting, sebagai upaya untuk melahirkan Generasi Emas Jember yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Upaya pencegahan ini digaungkan melalui kegiatan sosialisasi dengan melibatkan pelajar sebagai agen perubahan utama.

Bertajuk Sosialiasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Stunting untuk Pengurus OSIS SMA/SMK/MA se-Kabupaten Jember, ada ratusan pengurus OSIS yang hadir dari dari 175 SMA/SMK/MA Se-Kabupaten Jember di Aula Dinas Pendidikan Jember, Selasa (11/11/2025) lalu.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, menekankan, generasi muda Jember memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin dan motor penggerak kemajuan.

Namun, potensi ini terancam oleh dampak luas dari pernikahan dini dan stunting. "Generasi ini nantinya akan menjadi pemimpin, inovator, dan penggerak kemajuan di masa depan," ungkapnya.

"Namun, potensi besar itu hanya bisa terwujud apabila anak-anak tumbuh dan berkembang secara sehat, cerdas, dan produktif," sambungnya.

Menurut Edy, pernikahan dini bukan sekadar masalah usia, melainkan terkait kesiapan mental, fisik, dan sosial.

Remaja yang menikah di usia muda cenderung belum siap memikul tanggung jawab sebagai orang tua, yang berakibat fatal pada kesehatan ibu dan anak.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

"Akibatnya, risiko kehamilan meningkat dan anak yang dilahirkan akan berisiko lebih besar mengalami stunting," jelasnya.

Stunting sendiri didefinisikan sebagai kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Oleh karena itu, langkah pencegahan pernikahan dini sekaligus berarti memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Meski data menunjukkan adanya tren penurunan angka pernikahan dini di Provinsi Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Jember, Edy menyayangkan kasus di lapangan masih ada dan menjadi keprihatinan bersama.

Kadispora berharap, para pelajar dapat memahami secara mendalam risiko pernikahan dini dan dampaknya pada masa depan mereka.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Ia mendorong para pengurus OSIS di sekolah untuk menjadi garda terdepan dalam sosialisasi.

"Jadikanlah isu pencegahan pernikahan dini ini sebagai bagian dari program kerja OSIS kalian. Pengurus OSIS adalah influencer dan panutan di sekolah masing-masing," tegasnya.

Dispora Jember menyerukan agar para pelajar memaksimalkan peran mereka sebagai motor penggerak perubahan dengan membuat kampanye kreatif di media sosial dan mengadakan diskusi-diskusi positif di lingkungan sekolah dan komunitas.

"Saya ingin kalian bangga menjadi generasi emas Jember. Generasi yang sehat, berpendidikan tinggi, berakhlak mulia, serta mampu mengangkat nama baik daerah ini," tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.