Senin, 15 Jun 2026 19:38 WIB

Massa Desak Polisi Tuntaskan Kasus Surat KPK Palsu di Blitar

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 17 Okt 2018 16:41 WIB
Massa yang mendesak pengusutan surat KPK palsu di Blitar
Massa yang mendesak pengusutan surat KPK palsu di Blitar

jatimnow.com - Puluhan massa mengatasnamakan Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI) berorasi di halaman Mapolres Blitar Kota.

Massa mendesak polisi segera menuntaskan kasus surat pemanggilan KPK palsu terhadap Bupati Blitar Rijanto. Mereka menilai, kasus ini sudah meresahkan masyarakat.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Ini menjadikan polemik masyarakat Kabupaten Blitar di media sosial. Saya yakin dalam mengunggah (foto surat KPK palsu) di media sosial ada perbuatan melawan hukum," kata Ketua GPI, Joko Prasetya, Rabu (17/10/2018).

Massa mengakui ada upaya menjatuhkan untuk pemerintahan Kabupaten Blitar saat ini.

Beberapa kepala daerah lain saat ini tengah dibidik oleh KPK, inilah yang dipakai untuk menjatuhkan Bupati Blitar dan beberapa pejabat lainnya.

Dukungan terhadap Pemkab Blitar akan terus dilakukan. Bahkan massa akan bersurat ke Kapolda Jatim dan Kapolri untuk menuntaskan pelaku yang membuat Kabupaten Blitar gempar.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Kami mendukung Pemkab Blitar untuk menciptakan pemerintahan yang terbaik di Jawa Timur. Kami juga akan bersurat ke Kapolda (Jatim) dan Kapolri untuk mem backup kasus ini, agar pelakunya ditangkap," pungkas Joko.

Sementara itu, di tengah kerumunan massa, Kasat Intel Polres Blitar Kota AKP Budi Susetyo mengatakan, kasus ini sudah dalam penanganan aparat penegak hukum.

"Pelakunya ditangani oleh Polres Blitar sementara pemalsuan tanda tangannya juga sudah ditangani oleh KPK," ujar Budi.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Usai berorasi massa kemudian membubarkan diri dan beralih ke Kantor Pemkab Blitar di Kanigoro.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.