Sabtu, 20 Jun 2026 03:14 WIB

Gus Akbar Pengganda Uang Palsu Klaim Punya 8 Jin, Ini Ceritanya

Tersangka menunjukkan cara penggandaan uang palsu
Tersangka menunjukkan cara penggandaan uang palsu

jatimnow.com - Delapan jin diklaim dapat membantu menggandakan uang hingga Rp 1,5 miliar. Klaim ini diungkapkan oleh tersangka pengganda uang palsu, Fahrul Akbar (22) alias Gus Akbar, saat ditangkap Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Rabu (17/10/2018).

Fahrul mengaku dari delapan jin yang ikut, enam jin dimilikinya sejak kecil. Keenam jin tersebut disebutnya mampu menyembuhkan penyakit. Sementara dua jin lainnya dia dapat dari Lapindo satu tahun yang lalu.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Kalau jin baik itu enam. Bisa menyembuhkan penyakit seperti jantung, katarak, stroke, dan orang kena santet. Kalau jin yang dua saya dapat di Lapindo," ungkapnya.

Fahrul menjelaskan bahwa uang mainan yang ia beli berasal dari Pasar Porong seharga Rp 2 juta. Ia memiliki ide seperti ini karena bisikan dari jin yang ia miliki.

"Saya dibisiki jin untuk ini (gandakan uang). Belajar sendiri dari perewangan saya, semua jin saya cowok," akunya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Fahrul menambahkan uang yang ia peroleh dari korbannya disumbangkan ke fakir miskin. Namun sebagian uang juga ia gunakan untuk foya-foya dan menafkahi keluarganya. "Kukasih orang fakir miskin dan foya-foya," pungkasnya.

Sebelumnya, penipuan berkedok penggandaan uang ala Dimas Kanjeng kembali terjadi di Jawa Timur.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Fahrul Akbar atau dijuluki Gus Akbar (22), warga Pasuruan, ditangkap Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, karena menipu korbannya dengan total kerugian hingga Rp 500 juta atau setengah miliar lebih.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.