Minggu, 14 Jun 2026 20:46 WIB

Kompresor Meledak, Tukang Tambal Ban di Blitar Tewas

  • Penulis :
  • | Jumat, 07 Nov 2025 07:59 WIB
Foto: Kompresor yang meledak dan tewaskan tukang tambal ban di Blitar. (Polres Blitar/jatimnow.com)
Foto: Kompresor yang meledak dan tewaskan tukang tambal ban di Blitar. (Polres Blitar/jatimnow.com)

jatimnow.com-Sebuah mesin kompresor di Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar meledak. Suara ledakan dari kompresor milik bengkel tambal ban ini cukup keras dan mengagetkan warga sekitar. Ledakan ini menyebabkan S (48) yang merupakan tukang tambal ban meninggal dunia. Dari hasil olah TKP, tubuh korban terpental hingga sejauh 7 meter akibat ledakam kompresor ini. Bangunan atap bengkel tambal ban ini juga mengalami kerusakan dalam peristiwa tersebut.

Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi mengatakan peristiwa ini terjadi Kamis (6/11/2025) sekitar pukul 08.15 WIB. Menurut keterangan saksi, sebelumnya sekitar pukul 07.30 WIB korban terlihat menyalakan mesin diesel untuk mengisi kompresor udara seperti biasanya. Tak lama berselang, terdengar suara ledakan keras dari arah teras rumah.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

“Saksi yang merupakan istri korban keluar rumah dan melihat kaca etalase di tempat usaha tambal ban pecah berserakan. Ia kemudian mendapati suaminya sudah tergeletak di lantai dalam kondisi tidak bernyawa,” ujarnya, Jumat (6/11/2025).

Dari hasil pemeriksaan di tempat kejadian, tubuh korban terpental sejauh hampir 7 meter akibat tekanan ledakan. Korban mengalami luka serius di bagian kepala, dada, tangan, dan kaki. Ledakan juga menyebabkan kompresor berukuran 140 cm itu pecah dan mesin diesel terpental sejauh 7,6 meter ke arah utara. Selain itu, kanopi depan rumah turut rusak akibat ledakan tersebut.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

“Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Ngudi Waluyo Wlingi untuk dilakukan pemeriksaan luar oleh tim medis,” tuturnya.

Berdasarkan penyelidikan, peristiwa ini murni kecelakaan kerja. Tidak ditemukan tanda-tanda adanya unsur kesengajaan atau tindakan pidana. Petugas dari Polsek Kesamben bersama tim Inafis Polres Blitar telah melakukan olah TKP dan memastikan area sekitar aman dari risiko ledakan susulan.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka menolak dilakukan autopsi dan sudah membuat surat pernyataan yang disaksikan kepala desa serta tokoh masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.