Selasa, 16 Jun 2026 01:39 WIB

Kecewa Main di Gresik, Persik Kediri Tetap Semangat Lawan Persebaya Surabaya

  • Penulis :
  • | Kamis, 06 Nov 2025 17:50 WIB
Pelatih Persik Kediri dalam pre-match conference di Gresik. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)
Pelatih Persik Kediri dalam pre-match conference di Gresik. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com – Pelatih Persik Kediri Ong Kim Swee mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan laga kandang timnya yang harus digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (7/11/2025). Menurutnya, keputusan tersebut merugikan tim dan suporter karena alasan pemindahan yang dinilai tidak konsisten.

Awalnya, pertandingan kandang Persik melawan Persebaya dalam lanjutkan Super League 2025/2026 dipindah karena alasan keamanan. Pihak kepolisian disebut khawatir akan potensi hadirnya suporter tim lawan, Bonek Mania. Namun, pelatih menilai alasan tersebut menjadi tidak relevan setelah mendapat informasi bahwa suporter Persebaya ternyata tidak akan datang ke Gresik.

Baca Juga: Ernando Ari Tandatangani Kontrak Panjang Bersama Persebaya Surabaya, Ini Alasannya

“Ketika pertama kali diberitahu bahwa alasan keamanan menjadi penyebab kenapa Kediri tidak bisa bermain sebagai tuan rumah di kandang sendiri, saya bisa memahami. Tapi hari ini saya mendapat informasi bahwa suporter Persebaya tidak bisa datang ke Gresik. Jadi, kenapa kita harus bermain di Gresik?” ujar Ong dalam sesi pre-match conference di Gresik, Kamis (6/11/2025).

Menurutnya, kebijakan tersebut membuat Persik dirugikan karena kesempatan bermain di kandang sendiri menjadi sangat terbatas. Dari 12 laga musim ini, tim berjuluk Macan Putih itu baru dua kali benar-benar tampil di Stadion Brawijaya, Kediri.

“Seharusnya sudah empat kali bermain di kandang sendiri, tapi dua laga lainnya malah dimainkan di Madura dan tempat lain. Ini tentu bukan hal yang baik bagi tim mana pun,” tambahnya.

Selain kehilangan keuntungan sebagai tuan rumah, pelatih juga menyoroti dampak bagi suporter. Ia menilai pemindahan pertandingan ke Gresik membuat pendukung Persik harus mengeluarkan biaya lebih untuk tiket dan transportasi.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

“Suporter itu penting, mereka memberi motivasi bagi setiap pemain. Kalau laga digelar di Gresik, mereka tetap datang, tapi dengan biaya tambahan. Ini bukan sesuatu yang positif,” tegasnya.

Meski demikian, ia tetap meminta para pemain Persik untuk menjaga semangat dan fokus demi meraih hasil positif pada laga berikutnya.

“Walaupun bermain di Gresik, para pemain harus menanamkan semangat yang kuat. Kita perlu hasil positif untuk memperbaiki posisi di klasemen liga,” tutupnya.

Baca Juga: Tavares Puji Loyalitas Rivera, Yakin Jadi Kunci Persebaya Surabaya Musim Depan

Sementara itu legiun asing Persik Kediri Imanol Garcia optimis bisa mengalahkan Bajul Ijo. Dia dan tim cukup percaya diri karena telah berlatih cukup baik sepanjang pekan ini.

“Kami percaya diri bisa meraih tiga poin. Saya rasa kami berlatih dengan sangat baik sepanjang pekan ini. Kami juga sudah mengenal Persebaya karena pernah menghadapi mereka dua kali di pramusim.

Mereka memang punya pemain-pemain bagus, tapi kami yakin bisa mengubah momentum dan memenangkan pertandingan,” tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.