Rabu, 17 Jun 2026 19:23 WIB

Gebyar UMKM Lamongan, Wadahi Potensi Produk Lokal Daerah

Foto: Sejumlah warga memadati gebyar UMKM Lamongan 2025. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Sejumlah warga memadati gebyar UMKM Lamongan 2025. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Gebyar UMKM 2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten Lamongan menjadi ajang penguatan potensi ekonomi lokal. Selain melibatkan pelaku UMKM, kegiatan ini juga mewadahi potensi produk unggulan dari tiap-tiap kecamatan di Lamongan.

Kepala Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, Anang Taufik berharap kegiatan ini mampu dimanfaatkan menjadi peluang untuk penguatan perekonomian mikro.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

“Hari ini kita melaksanakan Gebyar UMKM yang melibatkan seluruh UMKM dari 27 kecamatan di Kabupaten Lamongan. Selain pameran produk, juga ada kegiatan masak-masak, pelatihan kelas kuliner, lomba desain batik, hingga awarding bagi pelaku UMKM berprestasi,” ujarnya, Kamis (6/10/2025).

Dalam kolaborasi tersebut, berbagai fasilitas diberikan kepada pelaku UMKM, seperti sertifikasi halal, izin BPOM, dan pendaftaran HAKI (Hak Kekayaan Intelektual).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

“Kami juga menghadirkan layanan fasilitasi dari berbagai lembaga agar pelaku UMKM lebih siap bersaing. Ada sertifikasi halal, BPOM, HAKI, dan bantuan perizinan lainnya,” tuturnya.

Gebyar UMKM Lamongan 2025 ini juga akan berlanjut hingga malam hari dengan agenda kolaboratif bersama Bangkesbangpol, yang direncanakan menampilkan hiburan rakyat serta pemberian penghargaan kepada para pelaku UMKM inspiratif.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemkab Lamongan berharap agar UMKM lokal semakin maju, inovatif, dan mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.