Senin, 08 Jun 2026 08:38 WIB

Uya Kuya dan Adies Kadir Aktif Lagi di DPR

Uya Kuya dan Adies Kadir, kembali aktif bertugas setelah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI menyatakan mereka tidak terbukti melanggar kode etik. (Foto/Wikipedia)
Uya Kuya dan Adies Kadir, kembali aktif bertugas setelah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI menyatakan mereka tidak terbukti melanggar kode etik. (Foto/Wikipedia)

jatimnow.com - Kabar baik datang dari Gedung DPR RI, Senayan. Dua anggota dewan, Uya Kuya dan Adies Kadir, kembali aktif bertugas setelah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI menyatakan mereka tidak terbukti melanggar kode etik. Putusan ini diumumkan dalam sidang MKD pada Rabu (5/11/2025).

Sebelumnya, Uya Kuya, anggota DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), sempat dinonaktifkan sementara karena aksinya berjoget di ruang sidang pada Agustus 2025 yang menuai kontroversi.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Sementara itu, Adies Kadir, Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, juga dinonaktifkan untuk menjalani pemeriksaan etik.

Wakil Ketua MKD DPR RI, Adang Daradjatun, menjelaskan bahwa setelah melalui serangkaian pemeriksaan, sidang, serta mendengarkan keterangan saksi dan ahli, MKD memutuskan untuk mengaktifkan kembali Adies Kadir dan Uya Kuya.

"Menyatakan Teradu I, Adies Kadir, dan Teradu III, Surya Utama, tidak terbukti melanggar kode etik DPR RI. Maka keduanya diaktifkan kembali sebagai anggota DPR terhitung sejak keputusan ini dibacakan," ujar Adang Daradjatun dalam sidang MKD.

Adang juga menambahkan bahwa keduanya berhak untuk kembali menjalankan tugas-tugas kenegaraan dan mewakili aspirasi masyarakat. Ia pun mengingatkan seluruh anggota DPR untuk selalu menjaga perilaku dan komunikasi publik agar tidak menimbulkan kontroversi yang dapat merugikan citra lembaga.

Menanggapi putusan MKD ini, Uya Kuya menyatakan rasa syukurnya. Ia menerima hasil sidang dengan lapang dada dan menghargai proses yang telah berjalan.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Tebar Kurban untuk Warga Surabaya dan Sidoarjo

"Kita hargai keputusan dari MKD. Saya menerima, dan seperti yang tadi dilihat, putusannya sesuai dengan bukti," ujar Uya Kuya kepada awak media di Gedung DPR RI.

"Saya tidak bisa komentari yang lain, tapi saya percaya MKD sangat profesional dan adil dalam mengambil keputusan," tambahnya.

Adies Kadir pun menyampaikan komitmennya untuk kembali menjalankan tugas legislatif dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

"Saya akan kembali bekerja untuk rakyat dan menjaga integritas sebagai wakil mereka di parlemen," tegasnya dalam pernyataan resmi.

Dengan kembalinya Uya Kuya dan Adies Kadir, diharapkan kinerja DPR RI dapat semakin optimal dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh anggota dewan tentang tanggung jawab moral dan publik yang harus dijaga.

Mekanisme etik di parlemen diharapkan dapat terus berfungsi sebagai alat kontrol yang adil dan akuntabel.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.