Minggu, 21 Jun 2026 04:22 WIB

Anak Bunuh Ibu Kandung di Jember, Pukul Kepala dengan Alat Tambal Ban

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 05 Nov 2025 13:40 WIB
Warga berdatangan ke rumah korban. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Warga berdatangan ke rumah korban. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang anak berinisial IG (35) asal Desa Kertonegoro Kecamatan Jenggawah Jember, tega membunuh ibu kandungnya Susianti (60) dengan besi alat untuk penambal ban. Peristiwa berdarah itu terjadi saat sang ibu sedang mengantar makanan ke rumahnya yang berdekatan dengan rumah korban, Selasa (4/11/2025) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.

Doyok seorang saksi mata mengatakan, awalnya ibunya mengantar makanan kepada pelaku, lalu terdengar suara keributan dan minta tolong korban.

Baca Juga: Polres Jember Tangkap Residivis Curanmor, Beraksi di 18 TKP

"Ada yang berteriak minta tolong, saat kami datangi bu susi (korban) sudah bersimbah darah," katanya, Rabu (5/11/2025).

Pelaku menyerang ibunya dengan besi alat pemanas tambal ban dan memukul kepala korban berkali-kali. Bahkan juga ada saksi mata yang hendak melerai, malah terancam akan dibunuh.

"Pelaku sempat kami cegah, tapi dia makin kalap. Setelah itu baru warga ramai-ramai mengamankan,” imbuh Doyok.

Baca Juga: Sakit Hati Sering Diejek, Pria di Jember Tega Habisi Teman Sendiri

Sedangkan Kapolsek Jenggawah, AKP Eko Basuki TA menyampaikan, saat anggotanya tiba di lokasi korban sudah meninggal dunia dengan luka di bagian kepala dan wajah.

"Korban meninggal di tempat diduga akibat luka benda tumpul. Pelaku sudah kami amankan dan dibawa ke Polsek untuk pemeriksaan,” jelasnya.

Polisi juga mengamankan barang bukti besi alat pemanas tambal ban dan Handphone. Sedangkan korban dibawa ke puskesmas Jenggawah untuk divisum.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Dugaan sementara, pelaku depresi berat setelah bercerai dengan istrinya dan kini tinggal sendiri.

“Tapi kami tetap akan lakukan pemeriksaan lanjutan bersama pihak medis untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku,” tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.