Sabtu, 20 Jun 2026 12:58 WIB

Dakwah di Era Digital, Gus Iqdam: Konten Positif Bisa Jadi Amal Jariyah

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 04 Nov 2025 21:07 WIB
Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN) mengikuti pengajian rutinan malam Selasa Majelis Sabilu Taubah Blitar. (Foto: Tangkapan Layar/Gus Iqdam Official)
Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN) mengikuti pengajian rutinan malam Selasa Majelis Sabilu Taubah Blitar. (Foto: Tangkapan Layar/Gus Iqdam Official)

jatimnow.com - Dakwah di era digital kini tak hanya dilakukan lewat mimbar, tetapi juga melalui layar gawai. Hal ini disampaikan oleh pendakwah muda yang tengah naik daun, Muhammad Iqdam Kholid atau yang akrab disapa Gus Iqdam, dalam pengajian rutinan malam Selasa Majelis Sabilu Taubah Blitar.

Nasehat Pengasuh Pondok Pesantren Sabilu Taubah Blitar ini diungkapkan sebagai apresiasi dan menyambut perwakilan FJN yang mengikuti pengajian.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Dalam kesempatan itu, Gus Iqdam mengungkap pentingnya peran jurnalis dan kreator konten dalam menyebarkan pesan-pesan kebaikan. Menurutnya, media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook bisa menjadi ladang dakwah yang luas jika digunakan dengan niat baik.

“Forkom Jurnalis Nahdliyin ini tugasnya menulis dan menyebarkan narasi positif. Konten kreator harus belajar dari FJN. Ini jurnalis Nahdliyin yang memviralkan dakwah dan dawuh guru-guru kita,” ujar Gus Iqdam dalam tausiyahnya, disambut tepuk tangan para jamaah.

Menurut Gus Iqdam, setiap tulisan atau konten yang membawa manfaat bagi orang lain akan menjadi amal jariyah bagi pembuatnya.

“Ketika konten yang dibuat dibaca seseorang lalu memberi manfaat, insya Allah pembuatnya mendapat jariah. Maka doakan semoga FJN selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam langkah kebaikannya,” tambahnya.

Selain dakwah digital, dalam kesempatan ini Gus Iqdam juga menegaskan pentingnya belajar dari siapa saja, tanpa memandang latar belakang.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

“Kita bisa belajar dari siapa saja. Kadang saya belajar sabar dari orang lain, belajar nrimo dari kehidupan orang lain. Yang tidak baik itu kalau kita mengukur nikmat dengan kenikmatan orang lain,” tuturnya.

“Perjuangan panjenengan semua membawa barokah. Semoga Allah SWT memberi kelancaran dalam setiap langkahnya,” sambung Gus Iqdam.

Di sisi lain, Ketua Umum FJN, Muhamad Didi Rosadi, menyampaikan bahwa FJN berdiri untuk memperkuat dakwah melalui media dan tulisan.

“Kami berkomitmen untuk menghadirkan narasi Islam yang teduh, santun, dan mencerahkan. Tugas kami bukan hanya memberitakan, tapi juga mendidik masyarakat agar lebih cinta pada nilai-nilai keislaman,” katanya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Kehadiran FJN menjadi angin segar di tengah derasnya arus informasi yang kerap menyesatkan. Melalui kerja-kerja jurnalistik yang berbasis nilai dakwah, para jurnalis Nahdliyin diharapkan mampu menjadi perantara kebaikan dan penyambung pesan ulama kepada umat.

 

 

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.