Jumat, 19 Jun 2026 04:28 WIB

Ponorogo Masuk Jaringan Kota Kreatif UNESCO, Ini Komentar Kang Giri

Foto: Penampilan Reog Ponorogo saat Grebeg Suro di Alun-alun Ponorogo (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Foto: Penampilan Reog Ponorogo saat Grebeg Suro di Alun-alun Ponorogo (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com-Setelah melalui perjuangan panjang, Kabupaten Ponorogo akhirnya resmi bergabung dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN) tahun 2025. Penetapan ini diumumkan bertepatan dengan World Cities Day 2025, di mana Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay, menetapkan 58 kota baru dari berbagai negara sebagai anggota baru UCCN. Dua di antaranya berasal dari Indonesia, yakni Ponorogo sebagai Kota Kreatif bidang Crafts and Folk Art, dan Malang sebagai Kota Kreatif bidang Media Arts. Dengan penambahan ini, Indonesia kini memiliki tujuh kota kreatif UNESCO.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko atau yang akrab disapa Kang Giri, menyebut capaian ini sebagai hasil kerja keras seluruh masyarakat Ponorogo. Pengakuan UNESCO di bidang kerajinan dan seni rakyat (Crafts and Folk Art) menjadi bukti bahwa ekosistem budaya Ponorogo hidup, berkelanjutan, dan memiliki akar kuat di masyarakat.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Ini puncak dari upaya panjang dalam memajukan kebudayaan dan ekonomi kreatif. Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah, tapi kemenangan seluruh masyarakat Ponorogo,” ujarnya, Minggu (2/11/2025).

UNESCO menilai bahwa dasar kuat Ponorogo sebagai kota kreatif terletak pada ekosistem Reog yang menyatukan seni pertunjukan dan kriya. Para perajin lokal berperan besar dalam menciptakan berbagai elemen penting seperti dadak merak, topeng Bujangganong, kostum penari, hingga instrumen gamelan.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Reog Ponorogo kini tak hanya dikenal sebagai warisan budaya takbenda, tapi juga menjadi simbol ekosistem kreatif yang diakui dunia," tuturnya.

Kang Giri juga menegaskan, pengakuan UNESCO bukan hanya simbol prestise, tetapi membuka peluang baru untuk kolaborasi internasional, investasi budaya, hingga riset dan festival lintas negara.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Penetapan ini membuktikan bahwa kreativitas yang berakar dari tradisi Reog Ponorogo telah membentuk industri kreatif yang resilien dan berdaya saing global,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.