Minggu, 21 Jun 2026 23:19 WIB

Kalah Lawan PSIM Yogyakarta, Pelatih Persik Kediri Sebut Kartu Merah Sulitkan Timnya

  • Penulis :
  • | Jumat, 31 Okt 2025 21:50 WIB
Pemain Persik Kediri Lugo mencoba lewati hadangan pemain PSIM Jogja. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)
Pemain Persik Kediri Lugo mencoba lewati hadangan pemain PSIM Jogja. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com – Persik Kediri harus mengakui keunggulan tuan rumah  PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (31/10/2025). Macan Putih yang bermain dengan 10 orang sejak Henhen diusir wasit, harus menyerah dengan skor 1-2.

Pertandingan sore ini berlangsung ketat sejak menit awal. Meski mengendalikan permainan PSIM Yogyakarta tampak kesulitan membongkar lini pertahanan Persik Kediri yang bermain disiplin. Babak pertama berakhir sama kuat.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

Di awal babak kedua Persik Kediri justru bermain lebih menekan. Namun, petaka terjadi pada menit 49. PSIM mampu unggul berawal dari kesalahan penjaga gawang Leonardo Navacchio yang gagal mengamankan bola dari umpan terobosan Vidal yang justru lebih dekat ke kaki Haljeta. Tanpa kesulitan Haljeta mampu menceploskan si kulit bundar.

Sementara gol kedua PSIM Yogyakarta tercipta melalui titik putih, setelah Henhen Herdiana melakukan pelanggaran sengaja menarik baju pemain depan PSIM hingga terjatuh di kotak terlarang. Henhen juga diganjar kartu kuning kedua.

Ze Valente yang ditunjuk sebagai algojo mampu melaksanakan eksekusi dengan baik. Tertiinggal dua gol Persik Kediri bermain lebih menyerang. Pelatih Persik Kediri Ong Kim Swee kemudian memasukan penyerang lokal M Khanafi.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Strategi ini ternyata cukup ampuh, kapten tim Ezra Wallian mampu mencetak gol pada menit ke 64. Sayangnya, gol sang kapten belum mampu menyelamatkan Macan Putih dari kekalahan.

Pelatih Persik Kediri dalam post-match conference mengatakan timnya mulai mengalami kesulitan mengimbangi permainan tim tuan rumah setelah kehilangan satu pemainnya akibat diganjar kartu merah.

“Ini (kartu merah) pasti menyukarkan, sebenarnya kita bermain di babak pertama dengan cukup baik,” kata Ong Kim Swee.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

Dia mengakui PSIM memiliki pemain-pemain yang berkualitas. Persaingan yang diberikan pun belum mampu menandinginya.

“Kita tahu PSIM punya pemain yang berkualitas. Terutama Ze Valente dan Vidal serta pemian pemain lokal mereka cukup bagus. Kita sudah memberikan persaingan tetapi ternyata tidak begitu mencukupi” tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.