Senin, 15 Jun 2026 17:41 WIB

Gubernur Khofifah Ajak IMM Bangun Sinergi Kolektif Bangun Negeri

  • Penulis :
  • | Jumat, 31 Okt 2025 02:29 WIB
Gubernur Khofifah usai membuka Tanwir IMM di Malang
Gubernur Khofifah usai membuka Tanwir IMM di Malang

jatimnow.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) untuk membangun sinergi kolektif lintas pemuda, organisasi, dan elemen bangsa dalam menyiapkan masa depan Indonesia yang berdaya dan berkeadaban.

Hal itu disampaikan Khofifah saat membuka Tanwir IMM ke-33 pada Kamis (30/10/2025). Ia menilai forum ini bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang strategis untuk mencetak pemimpin masa depan yang mampu menggerakkan perubahan.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

“Saya rasa ini sangat penuh makna. IMM sedang menyiapkan masa depan dengan membangun sinergi kolektif untuk membangun negeri. Menurut saya, ini ide yang luar biasa,” ujar Khofifah.

Khofifah juga mengungkapkan bahwa semangat kolaborasi yang terasa dalam Tanwir IMM sejalan dengan pengalamannya sebagai kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan kemudian memimpin Muslimat NU. 

Ia menekankan pentingnya memperkuat persaudaraan antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), yang menurutnya telah terjalin sejak lama.

“Ijazah keilmuan KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari sama-sama diberikan kepada umat Islam Indonesia. Maka, pilar-pilar bangsa ini harus terus membangun persaudaraan dan kebersamaan dalam berbagai program,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Khofifah berharap Tanwir IMM dapat menghasilkan keputusan strategis yang berdampak nyata.

“Selamat bertanwir. Tetaplah membangun sinergi dan kolaborasi. Bangun negeri ini dengan seluruh energi,” pesannya.

DPD RI Dorong Demokrasi Berbasis Nilai dan Keberlanjutan

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin memperkenalkan konsep Green Democracy atau Demokrasi Hijau. Menurutnya, konsep ini menempatkan keseimbangan dan keberlanjutan sebagai inti dari praktik demokrasi.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Green Democracy bukan sekadar soal lingkungan, tapi tentang jiwa bangsa yang hidup selaras dengan alam dan nilai. Ketika politik kehilangan nilai, yang lahir adalah kerakusan. Ketika pembangunan kehilangan keseimbangan, yang tumbuh bukan kemajuan, tapi kerusakan,” tegas Sultan.

Ia menambahkan, DPD RI berkomitmen menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, sosial, dan ekologis. Sebagai lembaga perwakilan daerah, DPD juga memastikan kebijakan nasional berpihak pada rakyat serta menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal.

“Itulah bentuk politik etik yang sejalan dengan perjuangan Muhammadiyah, yakni menegakkan amar ma’ruf nahi munkar melalui sistem, bukan sekadar slogan,” ujarnya.

Sultan juga berpesan agar kader IMM mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang menanam nilai, gagasan, dan tindakan yang membawa kehidupan. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW:

"Jika kiamat terjadi besok, dan di tanganmu ada bibit pohon, maka tanamlah.’ Menanam adalah simbol iman terhadap masa depan dan wujud kepemimpinan yang bertanggung jawab,” katanya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Menteri ESDM: IMM Lahirkan Pemuda Progresif

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan kehadirannya di Tanwir IMM karena dua alasan fundamental. Pertama, karena masa depan bangsa berada di tangan pemuda yang berproses dan mempersiapkan diri secara serius.

"IMM adalah salah satu organisasi yang menjadi sumber penyiapan anak bangsa untuk menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.

Alasan kedua, lanjut Bahlil, adalah karena tema Tanwir IMM kali ini berkaitan dengan isu energi sebuah sektor strategis yang membutuhkan keterlibatan generasi muda.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun diskursus yang sehat di era keterbukaan informasi, agar mahasiswa mampu menghasilkan data dan gagasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.