Rabu, 17 Jun 2026 18:14 WIB

Polisi Tidak Izinkan Laga Persik Kediri Vs Persebaya Digelar di Brawijaya

  • Penulis :
  • | Rabu, 29 Okt 2025 18:30 WIB
Rapat koordinasi laga Persik Kediri vs Persebaya di Polres Kediri Kota. (Foto: Polres Kediri Kota/jatimnow.com)
Rapat koordinasi laga Persik Kediri vs Persebaya di Polres Kediri Kota. (Foto: Polres Kediri Kota/jatimnow.com)

jatimnow.com - Laga Persik Kediri melawan Persebaya Surabaya dipastikan tidak akan digelar di Stadion Brawijaya Kediri. Polres Kediri Kota tidak memberikan rekomendasi setelah hasil risk assessment menunjukkan bahwa tingkat kelayakan stadion hanya mencapai 42,8 persen, di bawah ambang batas minimal 60 persen untuk penyelenggaraan pertandingan Super League.

Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Koordinasi Hasil Risk Assessment Stadion Brawijaya Kediri, yang digelar Rabu (29/10/2025). Rapat dipimpin oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan Pemerintah Kota Kediri, Kodim 0809 Kediri dan Panpel Persik Kediri.

Baca Juga: Ernando Ari Tandatangani Kontrak Panjang Bersama Persebaya Surabaya, Ini Alasannya

Dalam paparannya, Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budi menjelaskan bahwa hasil risk assessment menunjukkan masih banyak aspek yang belum memenuhi standar keamanan dan keselamatan, baik dari sisi infrastruktur, fasilitas pendukung, maupun manajemen pengamanan.

"Re-Risk Assessment Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang dilakukan pada 10 September 2025 menghasilkan nilai 42,8 persen atau kategori kurang. Banyak temuan yang harus segera ditindaklanjuti, seperti pagar pembatas penonton, ruang kesehatan, sistem CCTV, hingga jalur evakuasi,” terang Kompol Iwan.

Beberapa rekomendasi yang disoroti antara lain perlunya perbaikan pagar perimeter stadion, penambahan unit CCTV, penyediaan fasilitas disabilitas, sistem pemadam kebakaran, hingga penyusunan SOP pelayanan kesehatan dan keamanan.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan rekomendasi pertandingan digelar di Stadion Brawijaya sebelum seluruh aspek kelayakan dan keamanan dipenuhi.

"Untuk menggelar pertandingan Liga 1, minimal nilainya harus 60. Karena hasilnya hanya 42,8, maka pertandingan Persik vs Persebaya tidak layak digelar di Kediri. Kami tidak ingin mengambil risiko yang bisa membahayakan keselamatan penonton maupun tim,” tegas Kapolres.

Ia juga mengingatkan bahwa keputusan ini bukan bentuk penolakan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat, melainkan upaya menjaga keamanan dan mencegah insiden seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

Baca Juga: Tavares Puji Loyalitas Rivera, Yakin Jadi Kunci Persebaya Surabaya Musim Depan

Di sisi lain, Ketua Panpel Persik Kediri Tri Widodo mengaku kecewa dengan keputusan pemindahan lokasi pertandingan, mengingat besarnya dukungan suporter Persikmania di Kediri.

"Sangat berat bagi kami karena harus boyongan ke luar kota. Tapi kami menghormati keputusan ini. Kami berharap Pemkot dapat membantu percepatan perbaikan stadion agar ke depan layak digunakan kembali,” ungkapnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.