Senin, 22 Jun 2026 19:36 WIB

Bea Cukai Jatim Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal, Kerugian Negara Capai Miliaran

Pemusnahan jutaan batang rokok ilegal hasil penindakan selama periode April hingga Juli 2025. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Pemusnahan jutaan batang rokok ilegal hasil penindakan selama periode April hingga Juli 2025. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur I menggelar pemusnahan jutaan batang rokok ilegal hasil penindakan selama periode April hingga Juli 2025.

Pemusnahan ini merupakan wujud komitmen Bea Cukai dalam memberantas peredaran rokok ilegal yang merugikan negara dan merusak iklim usaha yang sehat.

Baca Juga: Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

Total rokok ilegal yang dimusnahkan mencapai 17.166.200 batang, dengan perkiraan nilai barang mencapai Rp25.507.807.000,00 (dua puluh lima miliar lima ratus tujuh juta delapan ratus tujuh ribu rupiah).

Potensi kerugian negara yang berhasil dicegah mencapai Rp16.826.479.069,00 (enam belas miliar delapan ratus dua puluh enam juta empat ratus tujuh puluh sembilan ribu enam puluh sembilan rupiah).

Modus pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah rokok tanpa dilekati pita cukai atau yang dikenal dengan istilah rokok polos. Rokok-rokok ilegal ini disita dari berbagai tempat di wilayah pengawasan Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur I.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai pada Kantor Wilayah DJBC Jatim I, Bagus Sulistijono, menjelaskan bahwa penindakan terhadap rokok ilegal ini telah melalui proses hukum yang panjang.

"Apabila pelaku pelanggaran tidak dikenal atau tidak ditemukan, maka barang hasil penindakan tersebut dialihkan statusnya menjadi Barang yang Menjadi Milik Negara untuk selanjutnya dimusnahkan setelah mendapat izin atau persetujuan dari instansi terkait, seperti yang kita laksanakan hari ini," ujarnya.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Pemusnahan rokok ilegal ini juga merupakan bagian dari sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya rokok ilegal.

Bea Cukai berharap dengan adanya pemusnahan ini, masyarakat semakin sadar akan dampak negatif rokok ilegal dan tidak lagi membeli atau mengonsumsi rokok ilegal.

"Pemusnahan rokok ilegal ini menunjukkan bahwa Bea Cukai menjalankan fungsi sebagai Industrial Assistance dan Community Protector," tegas Niken Lestrie Premanawatie, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

"Kami melindungi dunia usaha dari persaingan tidak sehat akibat peredaran barang ilegal serta melindungi masyarakat dari barang-barang yang secara sifat atau karakteristik konsumsinya perlu dikendalikan," lanjutnya.

Bea Cukai mengimbau kepada masyarakat untuk terus mendukung upaya pemberantasan rokok ilegal dengan tidak membeli atau mengonsumsi rokok ilegal.

Masyarakat juga diharapkan dapat memberikan informasi kepada Bea Cukai jika mengetahui adanya peredaran rokok ilegal di sekitar mereka.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.