Kamis, 18 Jun 2026 08:44 WIB

Gerakan Sadar Lingkungan, 1500 Mangrove Ditanam di Pesisir Pantura Lamongan

Gerakan sadar lingkungan tanam 1500 pohon magrove di pesisir Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Gerakan sadar lingkungan tanam 1500 pohon magrove di pesisir Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 1500 mangrove ditanam di pesisir Desa/Kecamatan Paciran Lamongan sebagai bentuk sadar lingkungan dan antisipasi bencana jangka panjang banjir rob.

Kegiatan ini diinisiasi LSM Cakrawala Keadilan bersama PD Nasyiatul Aisyiyah dan Pemkab Lamongan dengan judul Gerakan Green Nasyiah Besuk Pantai, pada Minggu (19/10/2025).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Kami sungguh merasa sangat bangga bisa berkolaborasi langsung dengan elemen-elemen penting dan turut berperan aktif menjaga lingkungan, khususnya tempat tinggal kami sendiri. Karena sesuai dengan tujuan kami, yang berusaha peduli dengan alam dan lingkungan, serta kondisi sosial masyarakat," ungkap Ketua LSM Cakrawala Keadilan, Hilal Ahmar, Senin (20/10/2025).

Sementara itu, Kabid Tata Lingkungan DLH Lamongan, Inganatul Muhimmah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, yang merupakan wujud kolaborasi antara masyarakat dengan pemerintah.

"Kegiatan pagi ini sangat mengesankan sekali buat saya pribadi. Karena ini merupakan bentuk nyata dari sebuah kolaborasi yang baik antara LSM, Masyarakat dan Pemerintah Daerah," kata Inganatul Muhimmah.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Kegiatan ini, beber Iganatul memiliki manfaat sangat besar bagi lingkungan, dan memberikan wawasan, edukasi serta memberikan percontohan langsung kepada masyarakat sekitar untuk memiliki peranan langsung dalam menjaga lingkungan tempat tinggalnya. 

"Kami juga berharap bisa terus melakukan koordinasi dan menjadi Mitra Kerja yang baik bagi Pemerintah Daerah Lamongan, khususnya dalam membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat," terusnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Senada, perwalikan PD Muhammadiyah Lamongan, Masroin Asyafani menuturkan agar kegiatan seperti ini terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap semesta.

"Menjaga lingkungan tempat tinggal ini merupakan bentuk ibadah dan rasa syukur kita sebagai makhluk ciptaan Allah SWT. Maka sudah sepatutnya kita selalu bersyukur untuk segala anugrah yang dilimpahkan dalam kehidupan kita. Selain itu bentuk kepedulian kita ini untuk menjaga kelangsungan hidup generasi berikutnya," tuturnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.