Minggu, 14 Jun 2026 12:09 WIB

Sering Dikunjungi Timses, Ponpes di Mojokerto Disorot Bawaslu

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Asyat
Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Asyat

jatimnow.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto melayangkan surat peringatan kepada Pondok Pesantren (ponpes) Amanatul Ummah.

Surat peringatan ini menyoroti pondok pesantren yang berada di Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto tersebut, lantaran kerap dijadikan tempat berkumpulnya tim sukses (timses) untuk membahas persiapan Pilpres 2019.

Ditemui di kantornya, Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Asyat menjelaskan, selama ini Bawaslu Kabupaten Mojokerto telah memberikan peringatan sebanyak dua kali kepada pengasuh ponpes bertaraf internasional ini.

"Sifat surat itu sebenarnya bagian dari tindak lanjut kami terkait kegiatan yang dilaksanakan di pondok pesantren. Dimana pondok pesantren sendiri adalah termasuk tempat yang dilarang untuk kampanye," kata Aris, Selasa (16/10/2018).

Walaupun kegiatan-kegiatan yang dilakukan timses tersebut masih belum memenuhi unsur kegiatan kampanye, namun Bawaslu tetap memberikan imbauan kepada pengasuh ponpes, mengingat ponpes merupakan salah satu tempat terlarang untuk berkampanye.

"Selama ini kan kegiatan itu bentuknya deklarasi. Kami sebenarnya juga melakukan pengawasan di sana. Hasil kajian kami, unsur yang memenuhi kegiatan kampanye masih belum kami temui," ungkapnya.

Aris mengaku, pihaknya telah memberikan imbauan sebanyak dua kali kepada pengasuh Ponpes Amanatul Ummah. Imbauan itu dilakukan dengan tujuan memberikan pemahaman aturan-aturan dalam pemilu kepada pengasuh pondok pesantren.

"Teguran sudah kami lakukan dua kali. Sebelum kegiatan kami sudah memberikan imbauan. Setelah kegiatan kami ingatkan kembali," imbuhnya.

Kedepannya, Bawaslu Kabupaten Mojokerto berencana melakukan komunikasi intensif dengan pengasuh Ponpes Amanatul Ummah terkait hal tersebut. Tidak hanya Ponpes Amanatul Ummah saja, Bawaslu juga akan memberikan imbauan kepada seluruh pengasuh ponpes yang ada di Kabupaten Mojokerto.

"Kami sedang mengagendakan untuk komunikasi secara langsung dengan Kiai Asep (pengasuh Ponpes Amanatul Ummah) terkait dengan aturan-aturan ini. Jadi langkah kami kedepan melakukan komunikasi secara intensif. Selain surat jadi akan melakukan pertemuan langsung," terangnya.


Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.