Sabtu, 06 Jun 2026 12:02 WIB

ARTOTEL TS Suites Pamerkan "MADYA" Seni Lintas Daerah

  • Penulis :
  • | Jumat, 17 Okt 2025 20:13 WIB
Pameran ini mengajak pengunjung untuk menafsirkan ulang gagasan tentang pusat dalam peta seni Indonesia.  (Foto: Fajar/jatimnow.com)
Pameran ini mengajak pengunjung untuk menafsirkan ulang gagasan tentang pusat dalam peta seni Indonesia. (Foto: Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com – ARTOTEL TS Suites Surabaya kembali berkolaborasi dengan Indonesia Contemporary Art New Wave (ICANW) menggelar pameran seni bertajuk "MADYA – The Unfixed Center".

Pameran ini resmi dibuka pada Jumat, 17 Oktober 2025, dan berlangsung hingga 17 Januari 2026 di ARTSPACE, lantai UG ARTOTEL TS Suites Surabaya.

Pameran ini menampilkan 40 karya dari 15 seniman yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Surabaya, Lamongan, Blitar, Pasuruan, Yogyakarta, Sidoarjo, Jombang, Madiun, dan Gresik.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Laporkan Dugaan Hilangnya Aset Budaya ke Polisi

Karya-karya tersebut menggunakan beragam medium, mulai dari lukisan, keramik, kolase, hingga material eksperimental seperti ekstrak tumbuhan.

"ARTSPACE selalu menjadi wadah untuk menampilkan keberagaman ekspresi dan gagasan para seniman Indonesia," ujar Teddy Patrick, General Manager ARTOTEL TS Suites Surabaya.

"Melalui MADYA – The Unfixed Center, kami ingin mendukung perkembangan seni kontemporer lintas generasi yang berani menantang batas dan menciptakan perspektif baru tentang pusat dan pinggiran," lanjutnya.

Mengusung konsep "The Unfixed Center", pameran ini mengajak pengunjung untuk menafsirkan ulang gagasan tentang pusat dalam peta seni Indonesia.

Baca Juga: Polemik DKS Memanas, Seniman Surabaya Turun ke Jalan

Kurator pameran, Dwiki Nugroho Mukti, menjelaskan bahwa "tengah" bukan lagi titik tetap yang mengatur arah, melainkan ruang cair yang memungkinkan dialog antara wilayah, generasi, dan praktik artistik yang berbeda.

"Kami ingin menghadirkan ruang di mana gagasan dan praktik dari berbagai daerah bisa saling menegosiasikan posisi tanpa hierarki," kata Dwiki.

MADYA adalah tentang keberadaan di tengah, bukan di antara dua kutub, tapi sebagai ruang kemungkinan yang terus tumbuh.

Pameran "MADYA – The Unfixed Center" menjadi perayaan atas keberagaman bentuk, medium, dan narasi yang tumbuh dari berbagai latar lokal.

Baca Juga: Seniman Surabaya Besok Gelar Aksi Besar, Protes Pengusiran DKS dari Balai Pemuda

Setiap karya merekam dinamika pengalaman para seniman terhadap identitas, ingatan, serta perubahan sosial yang mereka rasakan di wilayah masing-masing.

Reporter: Fajar Mujianto

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.