Senin, 15 Jun 2026 00:48 WIB

Kapan Anak Mulai Belajar Uang? Ini Kata Ahli Cikal!

Menabung adalah keterampilan dasar dalam literasi finansial. (Foto/ChatGPT Image)
Menabung adalah keterampilan dasar dalam literasi finansial. (Foto/ChatGPT Image)

jatimnow.com - Keterampilan mengelola uang penting untuk dimiliki sejak dini. Pengenalan finansial pada anak-anak, misalnya dengan membiasakan menabung, menjadi kunci agar mereka lebih bijak dalam membuat keputusan finansial di kemudian hari.

Pendidik Rumah Main Cikal Lebak Bulus, Yofa Mameisca, menjelaskan bahwa di Rumah Main Cikal, menabung menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari anak.

Baca Juga: Stop Ingkari Janji! Ini Cara Jitu Ajarkan Konsep Janji pada Anak Usia Dini

Melalui pendekatan bermain sambil belajar, anak-anak diajak memahami bahwa uang bukan hanya alat tukar, tetapi juga memiliki fungsi penting dalam kehidupan, termasuk sebagai sarana menabung.

"Di Rumah Main Cikal, pembiasaan menabung menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari anak. Kami ingin anak-anak memahami bahwa uang bukan hanya sekadar alat tukar, tetapi juga memiliki fungsi penting dalam kehidupan," ujar Yofa.

Yofa menyampaikan, anak sudah bisa dikenalkan pada uang sejak usia 2 tahun. Pembelajaran yang lebih terstruktur dapat dimulai saat anak berusia 4-7 tahun, karena di usia ini kemampuan berpikir logis dan pemahaman simbol mulai berkembang.

"Pada usia 2–5 tahun, anak mulai memahami bahwa uang digunakan untuk membeli sesuatu. Kita bisa mengenalkan konsep dasar seperti membeli, menjual, dan menukar. Usia 5–7 tahun, anak sudah bisa memahami nilai uang secara lebih konkret. Di usia ini, anak mulai dapat diajarkan tentang menabung, membedakan keinginan dan kebutuhan, serta membuat keputusan finansial kecil sehingga kebiasaan keuangan jangka panjang mulai terbentuk," jelas Yofa.

Baca Juga: BRI Kusuma Bangsa Bagi-bagi Hadiah, Nasabah Untung Besar!

Menabung tidak hanya mengajarkan anak untuk bijak menggunakan uang, tetapi juga melatih kesabaran, kemampuan menetapkan tujuan, dan berpikir jangka panjang. Kebiasaan kecil ini akan menjadi bekal besar untuk keputusan finansial mereka di masa depan.

"Menabung adalah keterampilan dasar dalam literasi finansial yang bisa membantu anak belajar menunda kepuasan (delayed gratification), menetapkan tujuan, dan merencanakan masa depan. Kebiasaan menabung sejak kecil dapat mendorong anak menjadi lebih cermat dalam mengambil keputusan finansial saat dewasa," kata Yofa.

Dengan mengenalkan konsep finansial sejak dini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang lebih bertanggung jawab dan bijak dalam mengelola keuangan mereka di masa depan.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.