Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Petrokimia Gresik Siap Lawan TNI AU di Grand Final Livoli Divisi Utama 2025

Foto: Pemain Petrokimia Gresik saat bertanding melawan Rajawali 02C di Final Four Livoli Divisi Utama 2025 di Magetan. (PBVSI/jatimnow.com)
Foto: Pemain Petrokimia Gresik saat bertanding melawan Rajawali 02C di Final Four Livoli Divisi Utama 2025 di Magetan. (PBVSI/jatimnow.com)

jatimnow.com-Tim putri Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia mengakhiri babak Final Four Livoli Divisi Utama 2025 dengan mengalahkan Rajawali 02C dengan skor telak 3-0 (25-14, 25-17, 25-16), di GOR Ki Mageti, Magetan, Kamis (16/10/2025).

Di fase Final Four Petrokimia menjalani 6 pertandingan yang semuanya berhasil dengan kemenangan meyakinkan. Hasil ini mengantarkan Petrokimia menuju babak Grand Final melawan TNI AU Electric yang bakal digelar Sabtu (18/10/2025).

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Saat menghadapi Rajawali 02C, tim asuhan Ayub Hidayat secara konsisten menunjukkan performa terbaiknya. Mereka turun dengan skuad utama di awal laga untuk menjaga ritme permainan.

Set pertama, Petrokimia langsung tancap gas. Kombinasi serangan cepat dari middle blocker dan smash keras dari sayap, terutama yang dilancarkan oleh Medi Yoku dan Putri Agustin, membuat pertahanan Rajawali O2C yang didominasi pemain junior kesulitan beradaptasi. Petrokimia berhasil unggul jauh dan menutup set dengan skor 25-14.

Di set kedua, Pelatih Ayub Hidayat melakukan beberapa rotasi, memberi jam terbang pada pemain pelapis. Keputusan ini tidak mengurangi daya gempur Petrokimia. Kualitas servis yang agresif dan block rapat yang digalang oleh Shella Bernadetha dan rekan-rekannya terus menekan Rajawali. Tim Bandung tersebut sempat memberikan perlawanan di pertengahan set, namun ketenangan pemain Petrokimia mengunci set kedua dengan skor 25-17.

Set ketiga menjadi momentum bagi pemain muda Rajawali O2C untuk menunjukkan determinasi. Mereka tampil lebih lepas, memanfaatkan momentum sesekali saat receive Petrokimia sedikit goyah. Jual beli serangan sempat terjadi hingga pertengahan set, menunjukkan semangat juang tinggi Rajawali. Namun, pengalaman dan kedalaman skuad Petrokimia kembali berbicara. Lewat smash-smash penutup yang akurat, Petrokimia mengakhiri set penentuan ini dengan 25-16, sekaligus menyegel kemenangan 3-0.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Usai pertandingan, pelatih Petrokimia Gresik, Ayub Hidayat menyatakan kepuasan atas penampilan timnya yang mampu menjaga konsistensi, bahkan saat menurunkan pemain pelapis.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa menang 3-0 meskipun dengan pemain pelapis di beberapa rotasi. Kunci utama adalah kedisiplinan dan mental bertanding mereka yang bagus" ujar Ayub.

Menurutnya kemenangan Ini menjadi modal penting untuk Grand Final, "Karena lawan di babak penentuan nanti jelas akan memberikan perlawanan maksimal," tambahnya,

Di kubu Rajawali O2C , pelatih Octavian memilih melihat Final Four ini sebagai proses berharga bagi skuad mudanya. Ia menyadari kekuatan timnya berkurang drastis karena fokus pada kepentingan Pelatnas.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

“Kami akui Petrokimia bermain sangat solid dan sulit ditembus. Kami datang ke Final Four ini dengan skuad yang didominasi pemain junior, dan ini adalah pembelajaran yang sangat berharga bagi mereka,” jelas Octavian.

Ia pun menjelaskan, target kami memang bukan Grand Final tahun ini, melainkan memberikan pengalaman terbaik di level tertinggi kepada pemain-pemain muda ini.

"Semangat juang anak-anak patut diapresiasi, mereka berhasil menunjukkan fight meski melawan tim sekelas Petrokimia,” tutupnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.