Minggu, 21 Jun 2026 22:13 WIB

Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Kota Kediri Tanamkan Nilai Hukum kepada Santri

  • Penulis :
  • | Kamis, 16 Okt 2025 19:30 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Andy Mirnawaty. (Foto: Kejari Kota Kediri/jatimnow.com)
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Andy Mirnawaty. (Foto: Kejari Kota Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com – Kejaksaan Negeri Kota Kediri menggelar kegiatan penyuluhan hukum bertajuk “Jaksa Masuk Pesantren” di Pondok Pesantren Wali Barokah. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Kediri, Andy Mirnawaty, beserta jajaran, dan disambut hangat oleh pengasuh pesantren, KH. Sunarto.

Dalam sambutannya, KH. Sunarto menyebut bahwa kegiatan penyuluhan seperti ini memiliki nilai penting bagi para santri, terutama yang akan segera terjun ke masyarakat. Ia menilai, pemahaman tentang norma dan hukum menjadi bekal penting untuk menjaga diri dan lingkungan.

Baca Juga: Pemkot Kediri Gandeng Kejari Gelar Sosialisasi Pengelolaan Dana Sekolah

"Hari ini terasa istimewa karena langsung dihadiri oleh Ibu Kajari. Materi yang disampaikan nanti tentu sangat bermanfaat bagi santriwan-santriwati, apalagi mereka sebentar lagi akan selesai menempuh pendidikan dan kembali ke masyarakat,” ujar KH. Sunarto, Kamis (16/10/2025).

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan pesan moral dari pendiri pesantren agar seluruh warga pesantren menjadi warga negara yang patuh hukum dan berbudi pekerti luhur.

"Kami diajarkan untuk tunduk kepada pemerintah yang sah berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Ini bagian dari penguatan karakter agar menjadi warga negara yang baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Kajari Kota Kediri Andy Mirnawaty menegaskan bahwa program “Jaksa Masuk Pesantren” merupakan salah satu agenda strategis Kejaksaan dalam memberikan pendidikan hukum sejak dini kepada generasi muda. Menurutnya, pesantren memiliki peran penting sebagai pusat pendidikan moral dan karakter bangsa.

Baca Juga: Kejaksaan Berikan 4 Legal Opinion ke Pemkot Kediri, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

"Program ini kami jalankan berdasarkan instruksi Jaksa Agung, untuk membangun masyarakat yang sadar hukum. Pesantren menjadi tempat yang tepat, karena di sinilah terbentuk generasi yang berakhlak dan berintegritas,” jelas Andy.

Dalam kegiatan tersebut, tim penyuluh Kejari Kota Kediri menyampaikan materi terkait Undang-Undang ITE, ujaran kebencian, penistaan agama, dan perlindungan anak. Andy juga membuka ruang diskusi interaktif bagi para santri untuk menyampaikan pertanyaan dan unek-unek seputar persoalan hukum yang mereka temui.

"Kami tidak hanya datang memberi ceramah, tapi juga ingin berdialog. Santri boleh bertanya apa saja terkait hukum, meskipun di luar materi yang disiapkan. Kesempatan seperti ini semoga menjadi ruang belajar bersama,” tuturnya.

Baca Juga: Kejaksaan Negeri Kota Kediri Gelar Pasar Murah Besok, Ada Sembako-Ikan Segar

Di akhir sambutannya, Andy berharap kegiatan ini tidak berhenti pada acara seremonial, melainkan menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan antara Kejaksaan Negeri Kota Kediri dan Pondok Pesantren Wali Barokah.

"Kami ingin menanamkan nilai keadilan, tanggung jawab sosial, dan kepatuhan hukum sejak dini. Bersama pesantren, mari kita bangun generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan taat hukum,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.