Kamis, 11 Jun 2026 08:38 WIB

Polemik Tayangan Trans7, Aliansi Santri Jember Geruduk Transmart

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 16 Okt 2025 14:40 WIB
Sejumlah santri unjukrasa di Transmart Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Sejumlah santri unjukrasa di Transmart Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com – Polemik tayangan salah satu program di stasiun televisi Trans7 menuai protes di berbagai daerah. Di Jember, Aliansi Santri Jember menggelar aksi unjuk rasa di depan Transmart, Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kamis (16/10/2025).

Ratusan santri yang tergabung dalam aliansi tersebut berorasi di depan gerai Transmart sejak pagi, tepat saat jam operasional dimulai. Banyaknya massa yang datang membuat pihak Transmart Jember menutup sementara aktivitasnya selama beberapa jam.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Aliansi Santri Jember menyebut aksi ini dilakukan karena Transmart dan Trans7 berada dalam satu naungan perusahaan, yakni CT Corp milik Chairul Tanjung.

Dalam aksinya, mereka menyampaikan beberapa tuntutan, di antaranya meminta Chairul Tanjung atau pihak Trans7 untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem produksi tayangan.

Selain itu, mereka juga mendesak Dewan Pers agar tidak lepas tangan serta memberikan sanksi kepada Trans7 yang dinilai telah melanggar kode etik jurnalistik.

Para santri bahkan menyerukan boikot terhadap penayangan Trans7 serta boikot berbelanja di Transmart hingga tuntutan mereka dipenuhi.

“Tiga bulan lalu anak-anak saya masih bermain di sini (Transmart), tapi mulai sekarang tidak lagi. Kalau tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan datang dengan massa yang lebih besar,” ujar salah satu orator aksi.

Baca Juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Sementara itu, Koordinator Aksi, Ayub Junaidi, menegaskan bahwa para santri di Jember mengambil sikap tegas untuk menjaga martabat pondok pesantren dan para kiai.

“Pesantren yang selama ini ikut mendirikan republik ini telah dihancurkan oleh Trans7, termasuk pemimpinnya Chairul Tanjung,” tegas Ayub.

Ayub menjelaskan bahwa alasan mereka mendatangi Transmart Jember adalah agar keresahan para santri bisa tersampaikan langsung ke pihak pusat.

“Kami menuntut Transmart agar menerima dan menyampaikan aspirasi ini ke pimpinan pusat. Seluruh santri di Jember dan Indonesia sakit hati karena diframing seolah terjadi perbudakan di pesantren,” jelasnya.

Baca Juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

Menanggapi aksi tersebut, Koordinator Manajer Transmart Jember, Nurwahid, menyatakan akan menyampaikan aspirasi para santri kepada pimpinan pusat.

“Saya mewakili Transmart menyampaikan permohonan maaf. Tuntutan santri Jember akan kami sampaikan ke pusat. Saya pastikan ini akan sampai,” kata Nurwahid.

Usai berorasi beberapa jam di Transmart, massa dari Aliansi Santri Jember kemudian melanjutkan aksi di depan Pendopo Wahyawibawagraha, Jember.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.