Senin, 22 Jun 2026 11:51 WIB

Turunkan Pemain Muda, Petrokimia Kembali Raih Kemenangan dari TNI AU Electric

Foto: Pemain Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia saat mengalahkan TNI AU Electric di Final Four Livoli Divisi Utama 2025. (PBVSI/jatimnow.com)
Foto: Pemain Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia saat mengalahkan TNI AU Electric di Final Four Livoli Divisi Utama 2025. (PBVSI/jatimnow.com)

​jatimnow.com-Juara bertahan Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia sudah pasti mengantongi tiket Grand Final Livoli Divisi Utama 2025. Karena itu di dua laga tersisa pelatih Ayub Hidayat banyak memberi kesempatan bagi pemain muda untuk bertanding.

Meski turun dengan banyak pemain muda, namun Petrokimia tetap menunjukkan dominasiinya di Livoli Divisi Utama saat kembali meraih kemenangan dari TNI AU Electric dengan skor 3-0 ( 25-20, 25-13, 25-13), di GOR Ki Mageti, Magetan Rabu (15/10/2025).

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Pertandingan Petrokimia vs TNI AU Electric menjadi salah satu partai yang krusial. Meski Petrokimia telah memastikan lolos ke Grand Final tapi kemenangan lawan TNI AU Electric mempertegas posisi Petrokimia sebagai unggulan utama dan menjadi modal penting bagi regenerasi tim.

​Laga ini berjalan dengan tempo yang cukup menarik. Sesuai prediksi, kedua tim memilih mengistirahatkan sebagian besar pemain inti mereka guna memberikan jam terbang bagi skuad juniornya. Ini merupakan langkah strategis mengingat jadwal Final Four yang padat, apalagi bagi Petrokimia yang sudah mengamankan tiket ke partai puncak.

Petrokimia memulai pertandingan dengan sangat meyakinkan, mereka menampilkan koordinasi serangan yang lebih matang dan servis yang menekan. Para pemain mudanya bermain tanpa beban.

Sementara TNI AU Electric yang banyak juga diperkuat pemain muda tampak kesulitan menemukan ritme permainan terbaik. Kelemahan ini membuat Petrokimia, unggul jauh sejak awal dan mengamankan set pertama dengan 25-20.

​Memasuki set kedua, TNI AU Electric bangkit dan memberikan perlawanan yang jauh lebih ketat. Jual beli serangan terjadi hingga pertengahan set. Namun, ketenangan dan variasi serangan Petrokimia kembali menjadi pembeda. Beberapa kesalahan sendiri dari pemain TNI AU di momen-momen krusial membuat keunggulan kembali berpihak ke Petrokimia, yang akhirnya menutup set kedua dengan kemenangan 25-13.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

​Di set ketiga, dominasi Petrokimia semakin terlihat. Kendali permainan berada di tangan tim Gresik. Blok rapat dan efektivitas serangan Petrokimia membuat defense TNI AU Electric Putri kewalahan.

Meski tim asuhan Alim Suseno ini sudah mencoba berbagai upaya, konsistensi anak asuh Ayub Hidayat dalam menjaga momentum membuat mereka tak terbendung, menutup set ketiga dengan 25-13, sekaligus memastikan kemenangan telak 3-0.

Usai pertandingan pelatih Petrokimia, Ayub Hidayat, menyatakan kepuasannya atas performa tim lapisnya. Ia menekankan bahwa kemenangan ini menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki Petrokimia.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

​“Alhamdulillah, hari ini kami bisa menang 3-0 meskipun dengan pemain pelapis. Kunci utama adalah kedisiplinan dan mental bertanding mereka yang bagus. Mereka sudah tahu posisi mana yang harus diisi dan apa yang harus dilakukan. Kemenangan ini sangat penting untuk menjaga momentum positif jelang Grand Final,” ujarnya.

​Sementara itu, Pelatih TNI AU Electric, Alim Suseno, mengakui keunggulan Petrokimia. Baginya, Final Four ini adalah ajang berharga untuk para pemain mudanya dalam menimba pengalaman di level tertinggi.

​“Petrokimia bermain sangat baik dan stabil. Kami memang menurunkan mayoritas pemain junior yang minim pengalaman. Ini adalah pembelajaran yang sangat berharga bagi mereka. Level kami belum sebanding dengan Petrokimia saat ini, tapi determinasi dan semangat juang anak-anak patut diapresiasi," jelas Alim Suseno.

​Dengan hasil ini, Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia semakin kokoh di puncak klasemen dan telah memastikan satu tempat di babak Grand Final Livoli Divisi Utama 2025. Sementara itu, TNI AU Electric Putri harus kembali berjuang keras melawan Bank Jatim, Kamis (16/10/2025).

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.