Senin, 22 Jun 2026 04:11 WIB

Petrokimia Lolos Grand Final Livoli Divisi Utama Usai Kalahkan Bank Jatim

Foto: Tim Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia saat melawan Bank Jatim di final four Livoli Divisi Utama 2025. (PBVSI/jatimnow.com)
Foto: Tim Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia saat melawan Bank Jatim di final four Livoli Divisi Utama 2025. (PBVSI/jatimnow.com)

 

​jatimnow.com-Juara bertahan Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia lolos Grand Final putri Livoli Divisi Utama 2025 setelah mengalahkan Bank Jatim dengan skor telak 3-0 (25-21, 25-21, 25-13) di GOR Ki Mageti, Magetan Selasa (14/10/2025) malam.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Petrokimia yang tak terkalahkan di 4 pertandingan di babak final four berada di puncak klasemen sementara dengan koleksi 12 poin. Sementara di bawah Petrokimia ada TNI AU Electric, Bank Jatim dan Rajawali O2C

Dengan koleksi 12 poin, maka hasil dari 2 pertandingan Petrokimia yang tersisa di final four yakni lawan TNI AU Electric, Rabu (15/10/2025) dan Rajawali O2C, Kamis (16/10/2025), tidak akan mempengaruhi jatah Medi Yoku dkk di Grrand Final.

​Dalam laga ini, Bank Jatim memulai laga dengan mengandalkan Megawati sebagai motor serangan. Namun, strategi pelatih Petrokimia, Ayub Hidayat, berjalan jitu. Block rapat yang digalang Shella Bernadetha dan kolega berhasil meredam smash keras Megawati, memaksanya melakukan kesalahan beruntun. Meski Bank Jatim sempat mengejar di akhir set, Petrokimia yang lebih efektif dalam transisi serangan sukses mengamankan set pertama, 25-21.

​Keunggulan Petrokimia semakin nyata di set kedua. Bank Jatim kesulitan membangun serangan karena tekanan servis yang dilancarkan pemain-pemain Petrokimia. Receive Bank Jatim yang goyah membuat setter tidak leluasa mendistribusikan bola. Petrokimia mendominasi dengan open spike yang akurat dan pertahanan yang kukuh, unggul jauh dan menutup set dengan 25-21.

​Di set ketiga kondisi fisik Megawati terlihat memengaruhi performanya. Serangan-serangan Bank Jatim mudah dipatahkan, dan Petrokimia terus menekan hingga unggul 10-5. Pelatih Bank Jatim, Eko Waluyo, kemudian mengambil keputusan taktis dengan menarik keluar Megawati untuk menjaga kondisinya, menggantinya dengan pemain muda. Langkah ini diharapkan mampu memberikan energi baru, namun gap kualitas dan momentum sudah terlalu jauh. Petrokimia yang fokus dan konsisten terus mendulang poin hingga mengunci kemenangan telak 3-0, setelah mengunci set ketiga dengan skor 25-13.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Usai Laga, pelatih Petrokimia, Ayub Hidayat mengungkapkan kepuasannya atas kedisiplinan timnya dalam menjalankan instruksi dan memanfaatkan kelemahan lawan.

​"Alhamdulillah, anak-anak bermain sesuai rencana. Kunci kemenangan hari ini adalah fokus dan konsistensi, terutama saat meredam serangan utama lawan. Kami tahu Bank Jatim akan mengandalkan Mega, dan tim kami sangat disiplin dalam menerapkan block defense. Kemenangan 3-0 ini sangat penting untuk menjaga momentum di Final Four, tapi kami tetap waspada karena semua lawan adalah tim terbaik," ujar Ayub.

​Sementara itu, pelatih Bank Jatim, Eko Waluyo, mengakui bahwa timnya gagal tampil lepas, dan faktor keterbatasan fisik sang opposite andalan menjadi kendala utama.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

​"Kami memang tidak bisa tampil maksimal hari ini, terutama di receive dan finishing. Kami sudah berusaha, tapi Petrokimia bermain sangat baik dan disiplin, mengenai Megawati, saya memang memilih menariknya keluar di set ketiga. karena kondisi fisiknya tidak 100 persen bugar, dan kami tidak mau memaksakan. Prioritas kami adalah menjaga kesehatannya. Kami harus segera evaluasi dan menata mental untuk pertandingan berikutnya," tutur Eko.

​Kekalahan ini memaksa Bank Jatim harus berjuang keras di sisa laga Final Four untuk mengamankan posisi kedua dan menemani Petrokimia menuju partai puncak.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.