Jumat, 19 Jun 2026 23:24 WIB

Hari Santri Nasional 2025, Rektor UIN KHAS Jember: Teguhkan Nilai Luhur di Akademik Kampus

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 14 Okt 2025 16:00 WIB
Momen peringatan Hari Santri Nasional 2025 di UIN KHAS Jember. (Foto: Syakur/jatimnow.com)
Momen peringatan Hari Santri Nasional 2025 di UIN KHAS Jember. (Foto: Syakur/jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025. Rektor Prof. Hepni mengatakan, kegiatan ini untuk meneguhkan nilai-nilai luhur di lingkungan akademik kampus.

Kegiatan Hari Santri Nasional 2025 di UIN KHAS Jember ini berlangsung selama satu bulan penuh dengan tema besar “Santri on Kampus: Diversifikasi Ekoteologi dalam Beragam Makna", Senin (13/10/2025).

Baca Juga: Kiai Asal Bondowoso Bawa Belasan Santri Ikuti UM-PTKIN di UIN KHAS Jember

Rektor UIN KHAS Jember, Prof Hepni, menyebut peringatan ini menjadi momen penting untuk meneguhkan nilai-nilai luhur santri di lingkungan akademik kampus.

Menurutnya, semangat kesederhanaan, keikhlasan, dan kemandirian santri sangat relevan untuk diterapkan di dunia perguruan tinggi.

Prof Hepni menjelaskan, perilaku ikhlas tanpa pamrih menciptakan ketulusan dalam berkarya dan berkontribusi, hal yang kini sangat dibutuhkan oleh bangsa.

Kesederhanaan, dikatakannya, menjadi cara efektif membangun rasa keadilan sosial dan mengikis kecemburuan di tengah masyarakat yang beragam.

Sedangkan kemandirian, dinilai penting untuk membentuk karakter mahasiswa yang tahan terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan budaya. "Santri yang terbiasa mandiri akan lebih kuat menghadapi dinamika zaman,” katanya.

Baca Juga: Prodi PAI dan Bisnis Syariah Diserbu Pendaftar di UIN KHAS Jember

Selain refleksi nilai, kampus juga menampilkan simbol-simbol khas santri, seperti penggunaan sarung oleh seluruh sivitas akademika UIN KHAS Jember.

Tradisi ini, kata Rektor saat ditemui Gedung Kuliah Terpadu (GKT) menggambarkan semangat kebebasan berpikir, kesetaraan, dan demokratisasi di lingkungan perguruan tinggi Islam.

Sebagai bagian dari kegiatan ilmiah, diadakan pula bedah buku berjudul “Mengapa Para Kiai Menerima Pancasila sebagai Asas Tunggal” bersama KH Ali Mashkur Musa.

Baca Juga: Pelaksanaan UM-PTKIN UIN KHAS Jember Diikuti Ribuan Calon Mahasiswa Baru

Selain itu, ditayangkan film dokumenter tentang KH Ahmad Siddiq, tokoh asal Jember yang memperkenalkan konsep ukhuwah Islamiyah, Wahdaniyah, dan Basyariah.

Prof Hepni menegaskan, trilogi ukhuwah tersebut menjadi sumbangsih penting dari Jember untuk dunia Islam, memperkuat nilai persatuan dan kemanusiaan.

Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional ini akan berlangsung hingga akhir Oktober, menghadirkan kegiatan edukatif dan spiritual di kampus UIN KHAS Jember.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.