Jumat, 12 Jun 2026 11:14 WIB

Ekspor BBL Distop, BALAD Grup Fokus Lobster Konsumsi

Ekspor lobster ukuran konsumsi akan memberikan dampak positif bagi perkembangan budidaya lobster di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/Gemini)
Ekspor lobster ukuran konsumsi akan memberikan dampak positif bagi perkembangan budidaya lobster di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/Gemini)

jatimnow.com - Bandar Laut Dunia Grup (BALAD Grup) berencana mengembangkan usaha perikanan budidaya di Teluk Kangean, Sumenep, Madura. Fokus utama perusahaan saat ini adalah mendorong pemerintah untuk menghentikan ekspor benih bening lobster (BBL) dan menggantinya dengan ekspor lobster ukuran konsumsi, minimal 50 gram.

Founder Owner BALAD Grup, HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy, yang akrab disapa Gus Lilur, menegaskan bahwa perubahan kebijakan penghentian ekspor benih lobster ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan budidaya lobster di Indonesia.

"Sebagai pelaku budidaya, kami mengusulkan agar ekspor BBL dihentikan dan diganti dengan ekspor lobster ukuran 50 gram ke atas," kata Gus Lilur, Senin (13/10/2025).

Menurutnya, jika Presiden RI menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait hal ini, industri budidaya lobster di tanah air akan semakin berkembang. Para eksportir BBL akan termotivasi untuk membudidayakan lobster hingga mencapai ukuran konsumsi.

"Dengan adanya kebijakan ini, budidaya lobster akan semakin menjamur karena para eksportir BBL harus membudidayakan sendiri hingga mencapai ukuran 50 gram," jelasnya.

Gus Lilur juga menambahkan, kebijakan ini akan menjaga hubungan baik dengan Vietnam, yang selama ini menjadi salah satu tujuan ekspor BBL. Indonesia tetap dapat mengekspor lobster ukuran konsumsi ke negara tersebut. Ia berencana mengirimkan surat elektronik (surel) kepada Presiden RI untuk menyampaikan usulan ini secara resmi.

Selain lobster, BALAD Grup juga akan mengembangkan budidaya rumput laut hingga mencapai luas 50.000 hektar. Perusahaan ini menargetkan menjadi pembudidaya rumput laut terbesar di dunia melalui anak usahanya, Bandar Rumput Laut Nusantara Grup (BRULANTARA Grup).

BALAD Grup juga akan memulai budidaya dua jenis kerang, yaitu kerang putih (untuk ekspor ke China) dan kerang coklat (untuk pakan lobster). Selain itu, budidaya teripang akan dilanjutkan dengan studi banding ke China untuk mempelajari teknik budidaya modern.

Baca Juga: Gus Lilur Tagih Janji KEK Tembakau Madura demi Berantas Rokok Ilegal

Budidaya kerapu juga akan dimulai pada Desember 2025 melalui anak usaha Bandar Kerapu Nusantara Grup (BAKERA Grup).

"Kami optimistis, BALAD Grup dapat berkontribusi menjadikan Indonesia sebagai raja perikanan budidaya dunia," pungkas Gus Lilur.

Baca Juga: Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.