Jumat, 19 Jun 2026 19:02 WIB

Aksi Bercocok Tanam Ketua Golkar Jatim Tuai Respon Warganet

  • Penulis :
  • | Minggu, 12 Okt 2025 15:49 WIB
Ali Mufti dalam sebuah video yang ia unggah di akun medis sosial pribadinya (tangkapan layar)
Ali Mufti dalam sebuah video yang ia unggah di akun medis sosial pribadinya (tangkapan layar)

jatimnow.com - Kesibukan politik di Senayan dan agenda partai di Jawa Timur tak membuat Ketua Golkar Jatim Ali Mufthi kehilangan ruang untuk menekuni hobinya.

Di sela jadwal yang padat, ia menyempatkan waktu menengok kebun buah-buahannya yang mulai berbuah.

Baca Juga: Dilantik Bahlil, Golkar Jatim: Janji di Depan Ketum Bukan Sekedar Formalitas

Di lahan hijau itu tumbuh cempedak, alpukat, dan berbagai tanaman tropis lainnya. Dengan raut wajah penuh semangat, Ali menelusuri setiap pohon yang ia tanam dan rawat selam ini.

“Alhamdulillah, sudah mulai berbuah. Nanti kalau sudah matang, kita nikmati bareng-bareng,” ujarnya dalam unggahan media sosial yang disambut hangat oleh warganet.

Unggahan yang dibagikan melalui akun Facebook pribadi Ali Mufthi langsung menyita perhatian publik. Dalam waktu singkat, postingan tersebut banjir respons positif dari warganet yang menilai sisi humanis dari sosok Ketua DPD Golkar Jatim itu

Salah satu komentar datang dari pengguna bernama @Masrul Harianto, yang menulis: 

“Panggah mantab, suasana kebun yang tenang dan asri mampu memberikan efek relaksasi yang efektif, apalagi pas panen. Hem... bisa mendadak nyidam haha.”

Baca Juga: Bahlil Lantik 37 Pengurus DPD Golkar se-Jatim, Ini Pesannya

Komentar-komentar semacam itu menunjukkan betapa publik melihat sisi lain dari seorang politisi yang biasanya identik dengan urusan rapat dan kebijakan. 

Di kebunnya, Ali Mufthi tampil apa adanya — menikmati udara segar, aroma tanah basah, dan makna sederhana dari proses menanam.

“Kalau politik itu dunia pikiran dan strategi, berkebun adalah ruang hati,” ujarnya.

Bagi Ali Mufthi, berkebun bukan hanya pelarian dari rutinitas semata tetapi ia memaknai sebagai cermin kehidupan.

Baca Juga: Adies Kadir Pastikan 15 Ribu Penerima PIP 2025 di Jatim Cair Tepat Sasaran

Menurutnya, di balik setiap daun yang tumbuh dan setiap buah yang matang, ada pelajaran tentang sebuah proses yang membutuhkan kesabaran, keberlanjutan, dan nilai kerja keras.

Ia percaya, seperti halnya dalam politik, apa yang ditanam dengan niat baik dan dirawat dengan kesungguhan akan berbuah kebaikan pula bagi banyak orang.

"Di tengah kerasnya dinamika politik, kebun menjadi ruang untuk kembali belajar bahwa, memimpin bukan hanya soal berbicara dan memutuskan, tetapi juga menanam, menunggu, dan menjaga kehidupan agar terus tumbuh" pungkasnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.