Kamis, 11 Jun 2026 17:12 WIB

Selama Dua Hari Diterjang Puting Beliung, 31 Rumah Warga Lamongan Rusak

Foto: Petugas gabungan saat melakukan evakuasi pohon tumbang akibat puting beliung. ( BPBD Lamongan/ jatimnow.com)
Foto: Petugas gabungan saat melakukan evakuasi pohon tumbang akibat puting beliung. ( BPBD Lamongan/ jatimnow.com)

jatimnow.com-Cuaca buruk melanda Kabupaten Lamongan dalam dua hari terakhir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan melakukan upaya penanganan kondisi pasca bencana.

Diketahui, angin puting beliung dan hujan es melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lamongan. 6 Kecamatan tercatat terdampak bencana cuaca buruk.

Baca Juga: Belasan Rumah Warga Tulungagung Rusak Karena Angin Puting Beliung

Dari data yang dihumpun, 6 wilayah tersebut adalah Kecamatan Sambeng, Ngimbang, Mantup, Tikung, Kembangbahu, Pucuk.

"Kejadian 2 hari beruntun pada sore hari, Selasa (7/10/2025) terjadi di Kecamatan Sambeng dan Ngimbang, kemudian di hari Rabu, (8/10/2025) terjadi di Mantup, Tikung, Kembangbahu, Pucuk," ujar Moch. Na'im, Plt. Kepala BPBD Lamongan, Kamis (9/10/2025)

BPBD mencatat dari kejadian tersebut, di Kecamatan Ngimbang 11 rumah warga rusak dibagian atap, kemudian fasilitas umum diantaranya RSUD Ngimbang dan Kantor Kecamatan juga mengalami rusak ringan.

Sedangkan Di Kecamatan Sambeng, 14 rumah rusak dibagian atap, begitu juga di Kecamatan Mantup terdapat 2 rumah mengalami kerusakan.

Di wilayah Kecamatan Tikung, 2 rumah warga rusak serta kantor kecamatan rusak di bagian atap. Sementara itu, Kecamatan Pucuk terjadi hujan es dan merusak 1 rumah akibat tertimpa pohon.

Baca Juga: Diterjang Puting Beliung, Rumah Warga di Tulungagung Roboh Rata dengan Tanah

"Selain rumah dan fasilitas umum, sekitar 50 pohon tumbang menutup akses jalan provinsi dan nasional di Kecamatan Kembangbahu dan Pucuk," terangnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca, Na'im menjelaskan kondisi ini diprediksi akan terjadi dalam pekan ini. BPBD Lamongan juga tengah melakukan mitigasi bencana salah satunya dengan persiapan antisipasi potensi bencana.

"Antisipasi kami sementara memberikan himbauan kepada jajaran Camat khususnya untuk sampaikan kepada Kepala Desa dan juga masyarakat untuk selalu waspada dan selalu siaga terutama adalah adanya pohon-pohon yang rapuh," tuturnya.

Baca Juga: Bupati Lamongan: Perbaikan Ornamen Paduraksa Tunggu Masa Libur

Hingga saat ini, BPBD Lamongan saat ini masih berupaya melakukan pemulihan pasca bencana dengan menyalurkan bantuan sandang-pangan juga menghitung jumlah kerugian.

"Kami di lapangan melakukan pendataan terutama yang mengalami kerusakan berat sehingga nanti kemudian juga akan kita ajukan atau laporkan kepada Bupati juga nanti di BPBD Provinsi," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.