Senin, 22 Jun 2026 14:27 WIB

KRA Rivo Cahyono Hibahkan Pusaka Kyai Udan Mas ke Menkeu Purbaya

KRA Rivo Cahyono serahkan pusaka Kyai Udan Mas ke Menkeu Purbaya. (Foto/jatimnow.com)
KRA Rivo Cahyono serahkan pusaka Kyai Udan Mas ke Menkeu Purbaya. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - KRA Rivo Cahyono Setyonegoro, tokoh pelestari pusaka Nusantara, menyerahkan pusaka Kyai Udan Mas kepada Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. Serah terima benda bersejarah ini menjadi momentum deklarasi komitmen untuk menjaga fondasi budaya bangsa demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, KRA Rivo, yang juga dikenal sebagai motor penggerak Yayasan dan Koperasi UMKM Ethnic Indonesia Sejahtera, menegaskan bahwa hibah ini adalah wujud nyata dari kecintaannya pada budaya Nusantara.

Baca Juga: Desa Les Buleleng Raup Manfaat Ekonomi dari Wisata dan Garam Tradisional

"Pusaka ini saya serahkan sebagai simbol pelestarian, bukan sebagai gratifikasi. Ini adalah investasi untuk masa depan bangsa," ujarnya.

Kyai Udan Mas, dengan pamornya yang memancarkan makna kemakmuran dan ketenteraman, diharapkan menjadi pengingat bagi para pemimpin bangsa untuk selalu mengedepankan kesejahteraan rakyat.

"Saya percaya, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam pusaka ini akan menjadi inspirasi bagi Bapak Menteri dalam menjalankan tugasnya," imbuh KRA Rivo.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyambut baik inisiatif ini. Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi KRA Rivo dalam melestarikan warisan budaya.

Baca Juga: Gus Lilur Tagih Janji KEK Tembakau Madura demi Berantas Rokok Ilegal

"Budaya adalah identitas kita. Upaya pelestarian seperti ini harus kita dukung bersama agar generasi mendatang tidak kehilangan akar sejarahnya," tuturnya.

Lebih lanjut, kedua tokoh ini berdiskusi tentang strategi penguatan ekonomi berbasis budaya lokal. KRA Rivo berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada para pelaku UMKM yang berjuang menjaga warisan tradisi.

"Ekonomi yang kuat harus seimbang dengan keluhuran budaya. Jangan sampai kemajuan ekonomi menggerus nilai-nilai luhur bangsa," pesannya.

Baca Juga: Negara Kini Bisa Sita Kripto untuk Bayar Utang, Apa Dampaknya?

Pusaka Kyai Udan Mas sendiri memiliki nilai filosofis yang mendalam. Bagi KRA Rivo, pusaka ini adalah simbol ketulusan dan doa untuk kemakmuran keluarga serta bangsa.

Hibah ini juga menjadi bagian dari gerakan pelestarian yang diinisiasi oleh Yayasan Ethnic Indonesia Berbagi, yang aktif dalam berbagai kegiatan edukasi budaya dan dukungan UMKM.

Dengan adanya hibah pusaka ini, diharapkan semakin banyak pihak yang terinspirasi untuk berinvestasi pada budaya. Karena, budaya adalah fondasi moral dan identitas bangsa yang akan membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.