Rabu, 17 Jun 2026 14:20 WIB

SDN Banjarsengon 2 Jember Terapkan Absensi Digital Berbasis QR Code

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 03 Okt 2025 09:48 WIB
Foto: Murid SDN Banjarsengon 2 lakukan absen digital (Sugianto/jatimnow.com)
Foto: Murid SDN Banjarsengon 2 lakukan absen digital (Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com–Inovasi digital diterapkan oleh SDN Banjarsengon 2 Jember. Langkah ini dilakukan demi meningkatkan keamanan dan keterlibatan orang tua dalam aktivitas anak di sekolah. Inovasi tersebut dari kejadian di mana sejumlah siswa kerap terlambat pulang karena bermain di sungai sepulang sekolah tanpa sepengetahuan orang tua.

Menanggapi keluhan tersebut, pihak sekolah pun menerapkan sistem absensi digital berbasis QR Code. Dengan sistem ini, kehadiran siswa bisa langsung terpantau oleh orang tua melalui ponsel masing-masing.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

“Untuk absen online-nya, siswa setiap hari menggunakan QR Code. Guru melakukan scan dan otomatis datanya langsung masuk ke handphone orang tua,” ungkap Kepala SDN Banjarsengon 2 Jember, Guntur Bayu Wibisono, Kamis (2/10/2025).

Menurutnya, absensi digital ini tidak hanya mencatat jam masuk, tetapi juga jam pulang siswa. Sehingga, orang tua bisa mengetahui secara langsung kapan anak mereka tiba dan meninggalkan sekolah.

“Awalnya, anak-anak sering mandi di sungai, cari burung, atau mancing tanpa izin orang tua. Dengan sistem ini, orang tua jadi lebih tenang karena tahu anaknya sudah pulang atau belum,” tambah Guntur.

Selain absensi, pihak sekolah juga tengah mengembangkan inovasi lain yang terintegrasi dengan sistem digital, yakni transaksi jajanan sekolah yang sehat. Siswa dapat berbelanja di kantin sekolah menggunakan QR Code, yang terkoneksi langsung ke akun orang tua.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

“Kita ingin orang tua bisa top up, dan anak-anak belanja pakai QR Code. Jenis makanan yang dibeli akan tercatat dan bisa dipantau oleh orang tua,” jelasnya.

Program ini, menurut Guntur, juga mendukung program pemerintah 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dengan fokus pada asupan gizi dan kebiasaan makan sehat.

“Harapannya, orang tua bisa mengontrol jenis jajanan yang dikonsumsi anak, sekaligus memberi edukasi tentang makanan sehat di rumah,” tuturnya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Sebelumnya, SDN Banjarsengon 2 juga telah menerapkan sistem pembelajaran digital menggunakan akun belajar siswa. Dalam pembelajaran sehari-hari, siswa dibiasakan membuat proyek digital melalui platform seperti Google Site, Canva, Google Docs, hingga Google Slides.

Dengan berbagai inovasi ini, SDN Banjarsengon 2 Jember menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan teknologi demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, sehat, dan modern.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.