Minggu, 14 Jun 2026 22:02 WIB

Protes Harga Pakan, Peternak Ayam di Blitar Luruk Kantor Pemkab

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 15 Okt 2018 12:54 WIB
Aksi demonstrasi yang digelar peternak ayam di depan Kantor Pemkab Blitar
Aksi demonstrasi yang digelar peternak ayam di depan Kantor Pemkab Blitar

jatimnow.com - Protes mahalnya harga jagung sebagai pakan ternak, ribuan peternak ayam mendatangi Kantor Pemkab Blitar, Senin (15/10/2018). Mereka menggelar aksi demonstrasi menuntut Pemkab memperhatikan nasib peternak ayam.

Dalam aksinya, para peternak membawa satu baterai kandang ayam dengan nasi aking atau Karak. Ini sebagai simbol ketidakmampuan peternak membeli jagung untuk pakan ayam.

"Dulu harga telur 23 sampai 30 ribu rupiah per kilogram pemerintah mengeluarkan Permendag agar harganya diturunkan, sekarang harga jagung tinggi kenapa ndak sama dengan Permendag No. 58 tahun 2018?," kata Ketua Paguyuban Peternakan Rakyat Nasional Blitar, Sukarman.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar



Harga jagung dikalangan peternak kini berkisar antara 5.100 hingga 5.500 ribu rupiah per kilogram. Mereka meminta harga jagung distabilkan pada kisaran 3 hingga 4 ribu rupiah per kilogram.

"Kalau ini dibiarkan, dalam dua minggu para peternak akan rontok. Soalnya harga pakan mahal, telur murah," pungkas Sukarman usai di mediasi pemerintah.

Dalam mediasi itu, para peternak memberikan dua ekor ayam dan setumpuk telur. Ini sebagai bentuk keterpurukan para peternak.

Sementara itu tak banyak yang bisa dilakukan Pemkab Blitar atas aspirasi para peternak. Pemkab Blitar akan melaporkan aspirasi ini ke pemerintah pusat.

"Kami paham betul bagaimana situasi dulur-dulur peternak. Kami akan laporkan keatasan. Kami juga sudah bersurat kepada Menteri Perdagangan terkait keluhan para peternak," papar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dicky Cobandono.





Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.