Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Ketua ICMI Jatim: Generasi Z Jangan Buta Sejarah G30S PKI!

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 30 Sep 2025 17:34 WIB
Ketua ICMI Jawa Timur, Ulul Albab. (Foto/dok Pribadi)
Ketua ICMI Jawa Timur, Ulul Albab. (Foto/dok Pribadi)

jatimnow.com - Peringatan 30 September kembali hadir, namun terasa semakin redup di kalangan generasi muda. Ketua ICMI Jawa Timur, Ulul Albab, mengingatkan pentingnya refleksi atas tragedi G30S PKI dan relevansinya bagi Generasi Z dalam wawancara eksklusif dengan media ini.

"Kalau kita cermati, generasi muda hari ini nyaris tidak lagi punya ikatan emosional dengan tragedi G30S PKI. Mereka hanya tahu sekilas, bahkan sebagian tidak tahu sama sekali," ujar Ulul Albab, Selasa (30/9/2025). Ia menekankan bahwa peristiwa 1965 adalah tragedi kebangsaan yang menewaskan para ulama, santri, dan tujuh jenderal TNI AD.

Baca Juga: Gen Z Ogah Jadi Bos, Perusahaan Terancam Krisis Kepemimpinan

Ulul Albab mengingatkan bahwa kekerasan yang dilakukan PKI bukan hanya soal pembunuhan jenderal, tetapi juga kebrutalan terhadap kiai dan santri NU.

"Banyak pesantren dibakar, para ulama disiksa, bahkan ada yang dibunuh secara keji. Itu fakta sejarah. Tidak bisa dipoles, apalagi dihapus," tegasnya.

Menurutnya, memahami kejamnya aksi PKI berarti memahami tabiat ideologi yang menolak agama, Pancasila, dan nasionalisme.

"PKI waktu itu merasa ideologi mereka paling benar. Maka yang lain dianggap musuh, termasuk ulama, TNI, bahkan bangsa sendiri," jelas Ulul Albab.

Bagi Ulul Albab, tragedi G30S PKI masih sangat relevan untuk direnungkan hari ini, bukan karena ancaman PKI dalam bentuk lama, tapi karena potensi lahirnya ideologi-ideologi radikal dengan wajah baru.

Baca Juga: Lewat KKRI 2026, TNI Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme Pelajar Jember

"Komunisme bisa mati secara formal, tapi semangatnya bisa hidup lagi dalam bentuk berbeda. Bisa melalui gerakan sosial, budaya, bahkan digital. Maka generasi milenial dan Gen Z harus melek literasi sejarah," ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pendidikan sejarah yang kritis, bukan sekadar hafalan. "Kita tidak ingin anak muda hanya tahu nama tujuh pahlawan revolusi, tapi tidak memahami makna pengorbanan mereka," ucap Ulul Albab.

Menurutnya, bangsa yang kuat harus punya benteng literasi sejarah yang kokoh. "Kalau literasi sejarah rapuh, maka nasionalisme juga rapuh. Ini bahaya," kata Ulul Albab.

Ia mengusulkan agar peringatan 30 September tidak sekadar diperingati di sekolah-sekolah dengan upacara formal, melainkan dengan diskusi, pemutaran film, dan ruang refleksi.

Baca Juga: Lawan Isolasi Sosial Digital, Pelajar NU Jabon Kembalikan Gen-Z ke Ruang Nyata

"Generasi muda harus diajak berpikir kritis, bukan dijejali dogma. Mereka harus paham mengapa bangsa ini pernah berdarah-darah, agar bisa menjaga Indonesia tetap utuh," jelasnya.

Ulul Albab menyampaikan pesan moral: "Peringatan 30 September harus kita maknai dengan pengibaran bendera merah putih setengah tiang. Itu simbol duka, tapi sekaligus pengingat agar nasionalisme kita tidak luntur."

Ia berharap, generasi muda menjadikan tragedi G30S PKI sebagai cermin. "Jangan sampai sejarah kelam itu terulang. Jaga bangsa ini dengan iman, ilmu, dan persatuan," pungkas Ulul Albab.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.