Rabu, 22 Jul 2026 11:17 WIB

Lawan Isolasi Sosial Digital, Pelajar NU Jabon Kembalikan Gen-Z ke Ruang Nyata

IPNU-IPPNU Jabon gelar diskusi santai untuk Gen-Z. Fokus pada penguatan karakter dan etika di tengah tantangan dunia digital dan ketergantungan gawai. (Foto: Ainul Yakin for JatimNow.com)
IPNU-IPPNU Jabon gelar diskusi santai untuk Gen-Z. Fokus pada penguatan karakter dan etika di tengah tantangan dunia digital dan ketergantungan gawai. (Foto: Ainul Yakin for JatimNow.com)

jatimnow.com - Menghadapi tantangan generasi yang kian lekat dengan dunia virtual, Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Jabon mengambil langkah taktis.

Mereka berupaya menarik minat Generasi Z (Gen-Z) untuk kembali ke ruang sosial nyata melalui diskusi bertajuk “Memaknai Organisasi di Zaman Modern” yang digelar di Aula Gedung NU Jabon, Sidoarjo, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga: Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Di tengah kepungan konten digital dan risiko isolasi sosial akibat gawai, organisasi pelajar Nahdlatul Ulama ini memposisikan diri sebagai wadah alternatif untuk mengasah kepekaan sosial dan kepemimpinan.

Pembina IPNU-IPPNU Jabon, H. Sirojul Chakim, M.Pd., menegaskan bahwa organisasi harus bertransformasi agar tetap relevan. Menurutnya, berorganisasi di masa sekarang adalah tentang pembagian peran yang terukur, bukan sekadar berkumpul tanpa tujuan.

"Organisasi merupakan perwujudan peran yang menjalankan tugas dari berbagai bagian dalam kelompok. Di sinilah tempat kita belajar memahami nilai dan norma yang akan kita hadapi langsung dalam kehidupan sehari-hari," ujar Sirojul di hadapan puluhan kader muda.

Ia menilai, ketahanan sebuah organisasi dari generasi ke generasi terletak pada kemampuannya membentuk pola pikir.

Baca Juga: Penghapusan Produk Jurnalistik oleh Platform Digital dalam Perspektif Hukum Pers

Bagi Gen-Z yang tumbuh dalam kecepatan informasi, organisasi menawarkan sesuatu yang tidak diberikan oleh algoritma, yakni etika, tanggung jawab, dan proses belajar yang mendalam.

IPNU-IPPNU Jabon sengaja mengemas pertemuan ini dengan gaya diskusi santai guna mencairkan suasana. Tujuannya jelas, yakni melakukan rebranding citra organisasi yang sering dianggap kaku oleh anak muda.

Organisasi diharapkan menjadi ruang positif untuk melatih kemampuan berkomunikasi tatap muka yang kian tergerus.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Diskusi Penghapusan Konten Digital dan Masa Depan Kemerdekaan Pers

"Perkenalan ini adalah langkah strategis. Kita ingin membangun generasi yang aktif secara fisik dan berkarakter kuat, sehingga mereka siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan identitas," lanjutnya.

Melalui pendekatan yang lebih akrab dengan karakter Gen-Z, IPNU-IPPNU Jabon optimistis dapat mencetak kader yang tidak hanya mahir di dunia digital, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial di dunia nyata.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.