Minggu, 14 Jun 2026 09:42 WIB

Tim Khusus Mulai Diterjunkan Evakuasi Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk

  • Penulis :
  • | Selasa, 30 Sep 2025 14:08 WIB
Proses evakuasi ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo (foto: Rizky/jatimnow.com)
Proses evakuasi ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo (foto: Rizky/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim Khusus mulai diterjunkan untuk melakukan evakuasi korban ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo.

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim), Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa proses evakuasi korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo terus dilakukan dengan penuh kehati-hatian. 

Baca Juga: Tim DVI Polda Jatim Tuntaskan Identifikasi Seluruh Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Menurutnya, operasi ini merupakan salah satu yang paling rumit karena kondisi reruntuhan bangunan yang tidak stabil.

“Di dalam itu operasi yang betul-betul rumit. Ada tim backup dari Semarang dan Jakarta sudah tiba di sini. Mereka membawa peralatan, ada penyangga besar untuk menyangga struktur bangunan, serta dongkrak kecil yang bisa dioperasikan dari dalam agar minimal memberi ruang untuk melakukan evakuasi,” ujar Emil di lokasi, Selasa (30/9/2025).

Ia menjelaskan bahwa setiap gerakan tim harus dilakukan dengan presisi karena sedikit saja getaran dapat memicu pergerakan material yang membahayakan. Bahkan, getaran dari alat berat yang dinyalakan di kejauhan bisa menimbulkan risiko.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Bangunan Al Khoziny dalam Status Quo, Masih Berbahaya

“Kendalanya tentu fakta bahwa reruntuhan ini masih tidak stabil kondisinya. Tadi ada relawan yang coba masuk, menjatuhkan barang, itu saja sudah menimbulkan pergerakan. Jadi ini operasi yang boleh saya sebut delicate, artinya betul-betul harus presisi karena nyawa petugas juga taruhannya,” tegas Emil.

Selain itu, Wagub juga memahami kondisi keluarga korban yang menunggu dengan perasaan cemas. Namun, ia meminta masyarakat bersabar dan tidak nekat masuk ke area berbahaya demi menjaga keselamatan semua pihak.

Baca Juga: Polda Jatim Pastikan Penyelidikan Kasus Ponpes Al Khoziny Berbasis Keilmuan

“Kita memahami keluarga harap-harap cemas. Tapi tidak bisa kita biarkan masuk sembarangan karena bahaya. Mudah-mudahan penjelasan ini bisa dipahami. Kami terus berupaya, dan operasi evakuasi ini tidak berhenti sejak kemarin hingga sekarang,” tambahnya.

Bangunan empat lantai Pondok Pesantren Al Khoziny ambruk pada Senin (29/9/2025) sore saat proses pengecoran berlangsung. Ratusan santri tertimpa reruntuhan, dengan puluhan korban luka-luka sudah dievakuasi dan pencarian terhadap korban yang masih terjebak terus dilanjutkan.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.